News Update :

Vokalis Vierra Diculik Tiga Pria

Kamis, 07 Juli 2011

Widi, vokalis band Vierra, melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, membenarkan adanya upaya paksa dari sejumlah pria tak dikenal, yang membawa kliennya dari suatu tempat.
Minola menuturkan, Rabu (6/7) siang, di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, pada Rabu (6/7) dini hari WIB, usai mengunjungi sebuah klab malam di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Widi berniat pulang ke rumah. "Dia jalan sendiri sambil nunggu taksi. Awalnya nggak ada yang aneh, tapi ternyata ada mobil yang ngikutin. Orang di dalam mobil itu sempat manggil dan gangguin dia. Di suatu tempat gelap, ada satu orang turun dan menarik paksa Widi ke mobilnya," paparnya.
Di dalam mobil tersebut, lanjutnya, sudah menunggu dua pria lainnya. "Jadi ada tiga orang. Dua orang di depan dan satu yang di belakang. Widi nggak kenal sama ketiga orang itu."
Pengacara beken ini mengaku belum mendapatkan informasi secara utuh tentang apa maupun siapa saja pelaku dugaan pelecehan yang dihadapi Widi di dalam mobil.
Namun yang jelas, lanjut Minola, para pelaku sempat mengancam kliennya. "Di dalam mobil itu sempat ada ancaman lah. Namun Widi tetap tenang tidak panik. Dengan membaca situasi, dia sempat melakukan upaya membuka pintu dan teriak untuk cari perhatian orang," paparnya.
Dugaan upaya penculikan yang dilakukan tiga orang tak dikenal terhadap Widi tersebut, diperkirakan berlangsung 30 menit. Wanita muda itu akhirnya diturunkan di sebuah tempat di kawasan Kemang, setelah sempat mengalami kekerasan fisik. "Dia diturunkan jam 4 atau 5 pagi. Dari Pizza Hut (kawasan Kemang), dia mutar-mutar dulu, lalu diturunkan di Kemang Place," jelasnya.
Selain itu, Minola juga menduga telah terjadi upaya tindak kekerasan terhadap cewek bernama lengkap Widy Soediro Nichlany itu. "Terjadi kekerasan, pasti," katanya. "Lalu, ada perbuatan tidak menyenangkan juga," Minola, menambahkan.
Oleh karenanya, lanjutnya, Widi meminta surat pengantar visum dari Polres Jakarta Selatan. Visum tersebut nantinya bakal melengkapi berkas laporan resminya guna proses hukum lebih lanjut. "Ya karena ada kekerasan pasti harus dicek ada memar. Langkah awal untuk melapor juga kan harus visum, baru kita buat laporan," terang Minola.
Pengacara pernah menangani kasus dugaan penculikan Arumi Bachsin ini menolak memaparkan informasi seputar kejadian yang berlangsung pada Rabu (6/7) dini hari WIB tersebut.
Namun, Minola tak menampik kabar tentang adanya tindak pelecehan seksual terhadap Widi oleh para pelaku. "Ya, mungkin ada pelecehan. Lebih tepatnya perbuatan tidak menyenangkan. Itu bahasa penyidik," demikian Minola.
Share this Article on :

0 komentar:

Poskan Komentar

 

© Copyright sekedar info 2010 -2011 | Design by parazitz | Published by bendoxz | Powered by Blogger.com.