News Update :

Inilah Pembunuh John Lennon Yang Legendaris

Minggu, 19 Juni 2011


John Lennon

Mark David Chapman Sang Pembunuh Lennon
Mark david besar di Georgia, dan merupakan penggemar The Beatles sejak pertama kali terkenal. Ia mulai belajar gitar dan ingin menjadi musikus. Namun kemudian ia menjadi orang Kristen fundamentalis, dan pandangan-pandangannya pun berubah. Ia lalu percaya bahwa The Beatles berpengaruh buruk bagi banyak orang, John Lennon khususnya, karena pandangan Lennon pada agama dan negara. Saat Lennon meluncurkan lagunya Imagine pada tahun 1971., Menurut desas-desus lagu ini juga sering dinyanyikan oleh para pemuja setan. 

Mark David Chapman

Kehidupan Chapman Kurang Berhasil. ia Terinspirasi oleh film Around the World in Eighty Days, ia berkelana ke Tokyo, Seoul, Hong Kong, Singapura,Bangkok, Delhi, Israel, Jenewa, London, Paris, dan Dublin. Ia kembali ke Amerika Serikat, dan kemudian pindah ke Hawaii. Seperti Lennon, ia menikahi seorang wanita Jepang, namun pernikahannya tak bahagia. Chapman bekerja dengan upah rendah, sebagai seorang petugas keamanan.


Kronologis Kejadian

Pada tahun 1980, setelah beberapa tahun pensiun, John Lennon meluncurkan album baru, Double Fantasy, dengan isterinya Ono Yoko. Chapman mengetahui dari buku di mana tempat tinggal Lennon di New York City, dan tak sulit baginya menemukannya di seluruh kota. Ia berpikir tentang bunuh diri sebelum akhirnya ia memutuskan untuk membunuh Lennon. Ia merasa bahwa melakukan hal ini akan agak mengurangi beban masalah kehidupannya sendiri.
Pada tanggal 8 Desember 1980, Chapman mengunjungi New York lagi, bertemu Lennon dan Yōko Ono saat mereka meninggalkan rumah untuk pergi ke sesi rekaman. Lennon menandatangani kopian Double Fantasy untuk Chapman, dan seorang fotografer mengambil foto kedua lelaki itu. Chapman menunggu hingga mereka kembali. Saat Lennon memasuki bangunan apartemennya, Chapman mencabut pistol, memanggil Lennon, lalu menembakinya beberapa kali. Lennon jatuh, dan meninggal dalam perjalanan ke RS akibat kehabisan darah.

Chapman tidak mencoba melarikan diri, ia malah membaca buku The Catcher in the Rye, saat polisi datang ke TKP. Polisi pun menahan Chapman, Chapman mengakui diri bersalah sebagai pembunuh Lennon, berkata di pengadilan bahwa Tuhan telah menitahkannya berbuat demikian. Ia dijatuhi dakwaan pembunuhan tingkat kedua.

Ia dijatuhi hukuman 25 tahun penjara pada tahun 1981. Ia dipenjarakan di Attica State Prison sejak tahun 1981.
Share this Article on :

0 komentar:

Poskan Komentar

 

© Copyright sekedar info 2010 -2011 | Design by parazitz | Published by bendoxz | Powered by Blogger.com.