News Update :

unik

Tampilkan postingan dengan label hewan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hewan. Tampilkan semua postingan

Tau gak Kalo Nyamuk Itu Kencing Saat Menghisap Darah

Jumat, 06 Januari 2012



Anopheles stephensi, serangga penghisap darah seprti nyamuk ternyata punya perilaku aneh saat menghisap darah. Seperti yang diketahui sebelumnya oleh para ahli, mereka kencing terlebih dahulu. Dan, di luar dugaan, mereka juga mengeluarkan cairan pre-urin berupa darah! Perilaku tersebut membuat para ilmuwan bingung... Atas ngisep bawah mbuang..
isep lg buang lagi isep lagi buang lagi sampe tua....



sumber

9 Ikan Penguasa Air Tawar dari Seluruh Dunia

Jumat, 30 Desember 2011

First, Goliath Tiger Fish

widih, ini salah satu hewan penguasa air tawar, yaitu goliath tiger fish, bisa diliat dari giginya yang sangat tajam dan besar besar , badan ikan ini sepanjang 1,5 meter lebih, ikan ini merupakan salah satu dari variasi terbesar dalam tiger fish, ikan ini terkenal akan kecepatannya dan juga kekuatannya

Second, Vampire piranha

Seperti yang bisa dilihat di gambar, ikan ini merupakan salah satu famili dari Ikan piranha yang sangat ganas di sugai amazon, kenapa ikan ini diberi nama vampire piranha ? karena giginya yang sangat tajam dengan panjang 6 inchi, ikan ini sangat jarang ditemui oleh orang orang, ikan ini hidup di sungai orinoco, yang berada di venezuela

Third, African lungfish

liat baik baik, ikan ini mirip dengan lele bukan ? tetapi bagi beberapa orang yang sangat jarang melihatnya, mereka bisa menganggap bahwa ikan ini adalah monster, karena tubuhnya yang sangat besar, walaupun begitu, ikan ini tidak berbahaya ikan ini bahkan bisa beradaptasi dengan lingkungan yang kurang oksigen. ( bener bener mirip kayak ikan lele ya)

Fourth, Mekong giant catfish
Ikan ini sudah lumayan cukup terkenal di kalangan masyarakat, percaya tidak percaya, ikan ini memiliki ukuran kurang lebih seperti hiu paus, ikan ini merupakan ikan air tawar terbesar yang ditemukan di China, sungguh besar. melihatnya aja udah bisa dibilang bikin merinding hehehe

Fifth, Bagarius Yarelli
ikan ini biasa dibilang "yeti dari sungai" atau yang bisa disebut juga dengan Lele pemakan daging, ikan ini memiliki gigi yang sangat tajam dengan panjang 1 inchi , ada rumor nih ,bahwa ikan yang tersebar di asia ini suka memakan daging manusia, hiii serem .

Sixth, Alligator Gar
ikan ini, bisa dibilang merupakan perpaduan antara alligator dengan ikan, bisa dillihat kan dari moncongya yang sangat panjang mirip dengan hewan buas yaitu buaya. Hewan yang tinggal di Amerika utara ini, jarang sekali menangkap mangsa, Tetapi Menunggu mangsanya masuk ke dalam mulutnya ,lalu di terkam

Seventh, Pirarucu

Kalo kita liat secara sekilas, ikan ini benar benar mirip dengan ikan arwana, sama sama punya badan panjang, sama sama loncat ke permukaan air, untuk mencari mangsa, atau mengambil udara, tapi tenang aja, ikan ini gak bakaln ganggu manusia, kecuali kalo dalam keadaan terdesak, ia bisa menggunakan kepalanya untuk pertahanan

Eight, Chinese Paddle fish

seperti yang bisa dilihat dari namanya, ikan ini pastinya berasal dari china, ikan ini termasuk ikan yang sangat lah unik, banyak orang mengatakan bahwa ikan ini adalah ikan paling buruk sedunia, tetapi jelek jelek gini ,ikan ini disebut sebagai raja sungai Yangtze, namun sayangnya ikan ini dianggap punah

Ninth, Piraiba Catfish

Ikan ini bisa tumbuh melebihi tinggi manusia yaitu tiga meter, denga berat 272 KILOGRAM, Ikan ini bahkan bisa membuat sebagian pemancing ketakutan untuk menangkapnya, ikan ini terkenal dengan kekuatannya , banyak rumor mengatakan bahwa para pemancing hilang saat menangkap ikan ini karena mereka "TENGGELAM" akibat tarikan ikan ini yang sangat kuat.

sumber

Heboh!! Ditemukan Ikan Aneh Bermata Empat Bersisik Motif Batik di Sungai Batanghari

Kamis, 29 Desember 2011

Heboh Ikan Bermata Empat Ditemukan di Batanghari, Seekor ikan aneh ditemukan Abbas, warga Dusun Tengah, Desa Rambutan Masam, Kecamatan Muara Tembesi, Batanghari. Keanehan ikan itu terletak pada jumlah bola mata yakni ada empat, serta warna kulitnya yang memiliki corak unik menyerupai batik.



Heboh!! Ditemukan Ikan Aneh Bermata Empat Bersisik Motif Batik di Sungai Batanghari
Abbas menyebut, ikan itu ditemukannya awal Januari lalu saat sedang menjala di Sungai Batanghari yang letaknya tak jauh dari rumahnya. "Saya sangat kaget melihat ikan itu tersangkut di jala. Saya lihat bentuknya sangat aneh, dan saya belum pernah melihat ikan seperti itu sebelumnya," kata Abbas.

Ikan yang panjangnya sekitar 20 sentimeter dengan lebar sekitar 6 sentimeter itu memiliki empat buah mata. Dua matanya terletak pada posisi mata pada umumnya, sedangkan dua mata lainnya berada di sekitar setengah sentimeter di bawahnya. Ukuran mata yang di bawah lebih kecil daripada mata di atas.

Bentuk kepalanya menyerupai ikan lele. Namun, pada ikan unik itu, ada sisik di bagian kepala dan seluruh badannya. Warna sisinya didominasi warna hitam dan dihiasi garis tanpa aturan berwarna kuning.
Saat diraba, sisiknya sangat keras, tidak seperti sisik ikan pada umumnya. Pemiliknya menyebut kombinasi garis dan warna itu mirip corak kain batik. Abbas menceritakan, sebelum menemukan ikan itu, anaknya bernama Budi (25) bermimpi mendapat ikan sebanyak enam ekor.

"Awalnya saya tidak terlalu menghiraukannya. Keesokannya, saat saya menjala ikan, saya langsung mendapat ikan ini," ucapnya sembari menunjuk ikan yang kini dipeliharanya di dalam sebuah baskom itu. Abbas 

menduga, mimpi anaknya ada kaitannya dengan ikan yang ditemukannya. "Mungkin semacam pesan supaya kami memeliharan dan menjaga ikan ini," ujarnya.


Heboh!! Ditemukan Ikan Aneh Bermata Empat Bersisik Motif Batik di Sungai Batanghari
Tetangganya, sebutnya, juga berpesan agar ikan itu dijaga baik-baik. "Mungkin ikan ini akan membawa keberuntungan bagi keluarga kami kalau dipelihara baik-baik," kata pria yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani dan penjala ikan itu.

Selain itu, keanehan lainnya yang disebutnya adalah, dari tempat ikan itu dipelihara, saat malam hari terdengar suara seperti anak kecil yang sedang main air. Bukan hanya saya yang mendengarnya, tapi juga anggota keluarga semuanya," ungkapnya.

Sejak ditemukan dan dipelihara di baskom, ikan tersebut belum mau makan. Ia telah memberikan makanan berupa cacing, lumut, hingga serpihan roti. Namun tak ada yang dimakan ikan yang disanjung-sanjungnya itu. Tapi anehnya, sudah dua minggu saya pelihara, ikan ini tak mati walau tak mau makan," katanya.

Kabar tentang ikan aneh itu sendiri telah beredar di masyarakarat sekitarnya. Setiap hari, warga datang hanya untuk melihat keanehannya. "Sudah banyak yang datang, dan bahkan sudah pernah ada yang menawar Rp 500 ribu, tapi saya tolak," jelasnya.

sumber

Ada Rahasia Tersembunyi Dalam Usus Panda

Senin, 26 Desember 2011

Panda raksasa, hewan yang menjadi ciri khas negeri China ternyata tidak begitu saja mengonsumsi bambu.

Menurut studi yang dipublikasikan di jurnal Proceedings of National Academy of Sciences, ada mikroorganisme di usus mereka yang membantu mencerna tumbuhan itu meski usus mereka sebenarnya lebih cocok untuk makan daging.



Di dunia satwa, panda (Ailuropoda melanoleuca) merupakan hewan yang paling pilih-pilih dalam urusan makanan. Di alam bebas, mereka makan lebih dari 12 kilogram bambu setiap hari dan hanya sedikit mengonsumsi makanan lain.

Mereka perlu makan sebanyak itu karena meski bambu mengandung protein, gula, lemak, dan nutrisi lain, sebagian besar kalorinya terkunci di serat selulosa yang sulit dicerna.

Dari sebuah penelitian terhadap dua ekor panda, diketahui bahwa 92 persen selulosa dan 73 persen hemiselulosa pada bambu yang dimakan panda hanya 'numpang lewat' dan berakhir di feses.

Sebagian besar herbivora mengembangkan cara untuk memecah selulosa menjadi gula. Sebagai contoh, sapi dan hewan lain memiliki sistem pencernaan rumit yang memiliki beberapa perut yang penuh dengan mikroba. Mereka mencerna berkali-kali untuk mengekstrak nutrisi dalam jumlah maksimal.

Namun panda merupakan beruang, hewan yang umumnya mengonsumsi daging dan tidak memproduksi enzim yang dibutuhkan untuk mencerna selulosa atau memiliki mikroba seperti hewan herbivora.

Dari survei terhadap usus panda, ternyata hewan itu punya mikroorganisme yang sama seperti beruang hitam, beruang kutub, dan pemakan daging lainnya.

Fuwen Wei, ekolog dari Institute of Zoology, Chinese Academy of Sciences di Beijing kemudian memperhatikan lebih lanjut mikroba yang hidup di dalam usus panda.

Mereka mengumpulkan sampel dari 7 ekor panda liar di pegunungan Qinling dan Xiangling di China tengah dan barat, serta 8 ekor panda yang ada di penangkaran untuk diteliti DNA, bakteria dan juga gen mikrobial yang ada di usus mereka.

Meski panda liar dan panda yang ada di penangkaran mengonsumsi makanan serta punya gaya hidup yang berbeda (panda di penangkaran memakan lebih beragam makanan termasuk buah dan susu), mereka cenderung memiliki spesies mikroba yang sama di ususnya.

Kedua kelompok beruang itu punya enzim yang memecah selulosa menjadi gula yang lebih sederhana.

Enzim mikrobial itu membantu panda mengekstrak energi lebih banyak dari sedikitnya jumlah bambu yang berhasil mereka proses.

Mikroba ini merupakan bagian dari adaptasi evolusioner, selain rahang dan gigi yang kuat, jari dan tulang yang memungkinkan mereka mencengkram tangkai, yang membantu panda hidup hanya dari bambu meski mereka punya sistem pencernaan hewan karnivora.

Meski demikian, Ruth Ley, mikrobiolog dari Cornell University, New York menyebutkan, panda juga punya enzim pencerna selulosa yang lebih sedikit dibandingkan spesies herbivora non eksklusif seperti manusia.

"Kami melihat panda sebagai hewan yang beradaptasi dengan buruk. Cara utama bagaimana panda beradaptasi terhadap makanan berkualitas rendah bukanlah lewat mikrobiota seperti sebagian besar hewan lain, tetapi dengan cara makan terus menerus selama 15 jam per hari," ucapnya.

sumber

Penyebab Banteng Membenci Warna Merah

Minggu, 23 Oktober 2011

Orang sering kali diingatkan untuk hati-hati jika berdekatan dengan banteng jika mengenakan baju berwarna merah. Apakah warna merah memang membuat banteng marah? Faktanya, banteng tidak dapat melihat dengan sempurna, karena Buta Parsial.

Apa yang menyebabkan seekor banteng terganggu adalah, karena seseorang melambaikan kain tepat di depan wajahnya. Pandangan terhadap warna adalah subyek yang menipu. Di dalam pandangan manusia memiliki batang mata yang sensitif terhadap cahaya, tetapi tidak menyediakan informasi mengenai warna. Tetapi banteng punya, dan bekerja baik dalam cahaya redup atau gelap.



Seperti saat melihat di malam hari, persepsi warna menjadi buram karena gelap. Batang mata manusia dilengkapi dengan tiga jenis sel kerucut, masing-masing sensitif terhadap panjang gelombang cahaya yang berbeda, gelombang merah, hijau, dan biru. Setiap warna yang kita tahu, dapat direpresentasikan sebagai kombinasi dari warna dasar tersebut.

Ketika sesuatu yang tidak beres dengan aspek pandangan dasar ini, maka menghasilkan kebutaan warna, yang biasanya berupa ketidakmampuan yang tidak lengkap untuk membedakan warna, daripada mempersempit rentang warna yang dapat dirasakan. Manusia memiliki pandangan warna umum seperti dalam ikan, reptil, amfibi, dan burung. Beberapa binatang melihat lebih banyak warna dari yang kita dapat, misalnya lebah.

Buta Parsial
Persepsi warna merupakan respon otak atas stimulus yang diterima oleh retina. Telah diidentifikasi 3 jenis sel fotoreseptor kerucut (yang diperlukan untuk dapat membedakan warna) yakni biru, hijau, dan merah. Dibutuhkan minimal 2 sel untuk dapat membedakan warna, dan pada penglihatan warna normal dibutuhkan ketiganya. Buta warna biasanya disebabkan oleh faktor keturunan. Dari faktor keturunan ini yang paling sering ditemukan adalah defek sel merah-hijau. Buta warna ini berkaitan dengan gen X resesif, jadi diturunkan oleh ibu (tidak harus mengalami buta warna, karena gen bersifat resesif) kepada anak laki-lakinya. Pada seseorang dengan buta warna parsial, dapat mengalami defek pada sel kerucut merah ataupun hijau sehingga tidak dapat mempersepsi warna tersebut dan turunannya, juga sulit membedakannya.

Penyebab banteng ga suka kain warna merah sendiri karena sebenernya banteng itu ga suka lambaian kainnya, bukan warna kainnya itu sendiri. Banteng punya penyakit buta parsial yang dia ga bisa ngeliat warna/buta warna. Tapi karena matador emang udah biasa pake kain merah sebagai alat untuk aksinya melawan banteng, kita menganggap warna merah lah yang ngebuat si banteng ngamuk.




Source:

Penyebab Ulat Bulu Sudah Terdeteksi

Jumat, 14 Oktober 2011


Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pertanian Kementerian Pertanian Haryono menyatakan, penyebab meningkatnya populasi ulat bulu di sejumlah daerah di Tanah Air sudah bisa disimpulkan.
"Dinamika peningkatan populasi ulat bulu penyebabnya kurang lebih sudah convergent (memusat) pada perubahan ekosistem, baik yang hayati (biotik) maupun nonhayati (abiotik)," ungkap Haryono.

Hasil penelitian Balitbang Pertanian terhadap sejumlah contoh spesies ulat bulu yang diperoleh dari berbagai lokasi menunjukkan adanya faktor penyebab yang sama, yakni perubahan ekosistem. Hal ini diperkuat oleh kajian peneliti dan akademisi bidang entomologi (serangga) dari lembaga terkait, seperti LIPI dan IPB. Para pakar serangga se-Indonesia yang dikumpulkan Balitbang Pertanian juga memberikan kesimpulan yang sama.

Perubahan ekosistem yang dimaksud, lanjut Haryono, telah menyebabkan hilangnya faktor keseimbangan alami untuk sementara waktu. "Sebagai suatu sistem, alam juga memiliki komponen-komponen yang menciptakan keseimbangan. Saat salah satu komponen mengalami gangguan, keseimbangan itu akan terganggu. Begitu juga dengan yang terjadi dengan famili Limantriidae (ulat bulu) saat ini," papar Haryono.

Fenomena meningkatnya populasi ulat bulu, faktor hayatinya disebabkan berkurangnya pemangsa alaminya, seperti burung, kelelawar, dan semut rangrang, dan musuh alaminya, misalnya parasitoid.

Berkurangnya pemangsa alami dan peningkatan ulat bulu juga dipengaruhi unsur nonhayati. Perubahan iklim global menjadi faktor utama. Akibat adanya perubahan iklim, terjadi perubahan suhu dan kelembaban udara. "Semua makhluk hidup punya kemampuan adaptasi terhadap perubahan alam yang terjadi."

"Perubahan suhu dan kelembaban udara bisa saja mengakibatkan pemangsa alami ulat bulu berkurang, sebaliknya ulat bulunya meningkat. Tapi, ini tidak akan berlangsung lama karena alam punya mekanisme penyeimbang," terang Haryono.

Menurutnya, pemangsa alami dan faktor penyeimbang hayati lainnya akan kembali berfungsi normal dan dinamika populasi ulat bulu akan kembali normal sebagaimana sebelumnya.

Ia mencontohkan, Balai Penelitian Perkebunan di Bogor yang kerap mengalami peningkatan populasi ulat bulu pada periode tertentu. Hal itu, kata Haryono, akan kembali normal secara alami. Oleh karena itu, ia meminta warga yang dilanda merebaknya ulat bulu untuk tidak terlalu terpengaruh fenomena tersebut.

Selain alasan di atas, Haryono menyebutkan sejumlah alasan lain.

Habitat ulat bulu sudah ada pada lingkungan tertentu karena serangga ini adalah bagian dari ekosistem yang memiliki manfaat bagi lingkungannya. Yang lazim terjadi adalah peningkatan populasi, bukan serangan ulat bulu. Sebab, jenis ini tidak memiliki kemampuan menyebar secara luas, sebagaimana wereng. "Kecuali jika ia terbawa secara tidak sengaja," ujar Haryono.

Ulat bulu juga tidak menyerang tanaman pangan. Yang menjadi inang alaminya adalah jenis tanaman tahunan seperti mangga. Lebih lagi, ulat bulu tidak menyebabkan inangnya mati atau terhenti berproduksi. "Karena ulat bulu tidak menyerang titik tumbuh inangnya, seperti wereng. Ia adalah jenis pemakan sejumlah jenis dedaunan," kata Haryono.

Ia menyebutkan, gangguan terhadap pohon-pohon mangga di Probolinggo, misalnya, tidak menghentikan produktivitas tanaman tersebut. "Saya memiliki foto-foto yang menunjukkan pohon-pohon mangga di sana (Probolinggo) sudah berbuah lagi," katanya.

Meski demikian, Haryono mengakui, spesies ulat bulu di Probolinggo memiliki kelebihan dalam siklus perkembangannya. "Yang lain siklusnya 28-30 hari. Kalau yang di Probolinggo lebih cepat dari itu," pungkas Haryono.




Source

[Amazing] Ingin Tahu Kalau Burung Hantu Sedang Tertawa... Masuk Gan

Senin, 10 Oktober 2011

Burung hantu adalah kelompok burung yang merupakan anggota ordo Strigiformes. Burung ini termasuk golongan burung buas (karnivora, pemakan daging) dan merupakan hewan malam (nokturnal). Seluruhnya, terdapat sekitar 222 spesies yang telah diketahui, yang menyebar di seluruh dunia kecuali Antartika, sebagian besar Greenland, dan beberapa pulau-pulau terpencil.

burung hantu emang terkesan serem gan tapi dibalik itu burung hantu juga bisa tertawa dan terseyum gan mau tahu lihat aja sendiri gan
inilah Great koleksi tertawa burung hantu terbaik
































































































































































































































Source:

Kisah Seekor Anjing Yang 'Dihukum Rajam Sampai Mati'



Seekor Anjing Liar Dihukum Rajam di Israel. Di Israel ada kisah Anjing liar yang di hukum rajam, padahal seperti yang diketahui bersama anjing merupakan hewan yang diangap suci oleh para pemeluk Yahudi. Menurut info yang kami dapat, Pengadilan agama di Israel belum lama ini menjatuhkan hukuman rajam alias dilempar batu hingga mati terhadap seekor anjing.

hukuman mati kepada anjing

Keputusan hukum rajam kepada anjing liar tersebut sampai mati dikeluarkan para rabi Yahudi yang berpendapat anjing liar itu merupakan reinkarnasi seorang pengacara yang sebelumnya kerap menghina seorang hakim di pengadilan.

Menurut info dari situs Ynet di Israel, anjing liar yang dihukum rajam sampai mati tersebut sebelumnya senang berkeliaran di lingkungan kantor pengadilan keuangan Jerusalem beberapa minggu lalu.

Keberadaan anjing liar ini ternyata membuat seorang hakim teringat kejadian 20 tahun silam, saat seorang pengacara sekuler dikutuk hakim gara-gara rajin menghina hakim. "Kamu akan masuk ke tubuh seekor anjing jika sudah meninggal dunia," begitu kutukan hakim dalam BBC, 18 Juni 2011. Tak lama setelah kutukan itu pun sang pengacara tewas.

Nah, inilah yang membuat para rabi Yahudi bertekad menangkap anjing sekaligus menghukumnya. Namun, saat dilempari, anjing itu segera melarikan diri dari gedung Pengadilan Keuangan.

Organisasi penyayang binatang, Let Animals Live, mengecam tindakan hukuman rajam sampai mati kepada seekor anjing di Israel tersebut dan melaporkan peristiwa yang melibatkan petugas pengadilan itu kepada polisi.

Namun, Kepala Pengadilan, Rabi Avraham Dov Levin, membantah hakim-hakimnya menjatuhkan hukuman rajam kepada anjing liar itu meski banyak saksi yang membenarkan peristiwa ini.

Memang ada-ada saja tingkah polah dan kelakukan para orang-orang di Israel, sebelumnya ada berita mengenai aksi foto bugil massal ribuan warga Israel di Laut Mati. Ternyata ada yang lagi yang membuat heboh, berita mengenai hukuman rajam sampai mati kepada seekor anjing di Israel.

Sebagai penyayang binatang apa pendapat anda mengenai hukum rajam sampai mati kepada seekor anjing liar di Israel tersebut?










Source:

Paus Terdampar di Padang Rumput

Jumat, 07 Oktober 2011



YORKSHIRE - Para ahli hewan dibuat kebingungan karena ada seekor paus terdampar di pantai Inggris, anehnya paus tersebut terdampar di padang rumput.

Baru-baru ini seekor paus muda ditemukan mati di wilayah pantai Humber Estuary, anehnya jarak dari garis pantai di tempat matinya paus tersebut berjarak cukup jauh, sekira 732 meter.



Para ahli meyakini bahwa paus tersebut terperangkap saat melintas di sungai kecil dekat Desa East Yorkshire, di utara tepi Sungai Humber.

Pihak margasatwa Yorkshire Andy Gibson mengatakan, kejadian terdamparnya paus di area tersebut sangat langka.




Dia mengatakan bahwa dalam kurun waktu 20 tahun terakhir ini, sudah ada tiga spesies paus yang terdampar di perairan Inggris.

"Ini sangat menyedihkan. Paus tersebut berada di sungai yang dangkal, yang kedalamannya hanya sekira 1,2 meter hingga 1,6 m," ujar Gibson seperti dilansir Daily Mail, Kamis (29/9/2011).



Para pakar paus mengatakan, kemungkinan paus malang tersebut terdampar karena perubahan arus laut yang membuat aliran air menjadi dingin.












Source:

Ternyata Kucing Bisa Tahu Kapan Seseorang Meninggal



Barangkali orang tak pernah bisa membayangkan ada yang dapat meramalkan kematian, dan mungkin sulit untuk menjelaskan bahwa fenomena semacam itu ada di dunia nyata.

Namun kucing yang bernama Oscar dikatakan memiliki kemampuan untuk meramalkan kematian. Oscar tinggal di Pusat Rehabilitasi dan Perawatan Rumah Steere di Providence, Rhode Island, sebagaimana dikutip dari Xinhuanet-OANA.

Pemiliknya, Dr. David Dosa, ahli "geriatrician" dan asisten profesor di Brown University, mengatakan hewan tersebut nyaris tak pernah membuat kekeliruan dan tampaknya membuktikan bahwa staf pusat rehabilitasi itu berkali-kali keliru. Geriatrician, adalah dokter yang mengkhususkan diri pada perawatan orang yang berusia 65 tahun ke atas.

Ketika Oscar berusia sekitar enam bulan, staf tempat perawatan tersebut memperhatikan kucing tersebut akan melingkar tidur di dekat pasien yang akan meninggal. Sejauh ini, hewan itu selalu "tepat" dapat ramalannya.

Dosa mengingat satu peristiwa saat para pekerja menaruh kucing tersebut di sebelah seorang perempuan yang mereka duga mendekati ajal tapi melihat hewan itu melompat ke kamar seorang pasien lain, yang meninggal beberapa hari sebelum perempuan yang diduga akan meninggal.

Dosa mengatakan tak ada bukti ilmiah untuk menjelaskan kemampuan Oscar, tapi ia menduga barangkali kucing bereaksi terhadap "pheromone" atau aroma yang tak dikenali oleh manusia.

Banyak ilmuwan mengatakan kegiatan penelitian mengenai fenomena semacam itu sudah dilakukan dan itu dipusatkan pada upaya mengumpulkan bakat demi kemaslahatan manusia.




Source:

hot

info

pengetahuan

 

© Copyright sekedar info 2010 -2011 | Design by parazitz | Published by bendoxz | Powered by Blogger.com.