News Update :

unik

Adat Extreme dari Papua.. Potong Jari !!!

Sabtu, 24 Maret 2012
















sumber

Ngintip Daleman Pegawai Kantor lagi Makan di Kantin












sumber

Istri Hamil 7 Bulan Ngamuk, Suami Sekamar dengan Wanita Lain



Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menggelar razia di sejumlah titik di Kota Bone, Sabtu (31/12/2011) dini hari. Dalam razia ini, dua gadis dan seorang kepala rumah tangga diciduk sedang berada di dalam kamar pada sebuah rumah kosan di Jl Gunung Kerinci, Kecamatan Tenete Riattang.

Keduanya langsung digiring ke rumah jabatan Bupati Bone untuk dimintai keterangannya. Tidak hanya itu, tiga pria juga dibekuk saat razia tersebut, ketiga pria ini dibekuk setelah menggelar pesta miras di pinggir jalan.

Saat diperiksa, pihak keluarga salah satu gadis yang diamankan datang dan langsung mengamuk. Akibatnya kepala rumah tangga yang istrinya sedang hamil tujuh bulan jadi sasaran keluarga si gadis. Suasana semakin keruh tatkala keduanya terlibat adu mulut. Namun aksi keduanya langsung dicegat pihak Satpol PP yang berada di sekitar lokasi.

Aksi tersebut kemudian berhenti setelah pihak keamanan melerai keduanya dan meminta si gadis dan keluarganya untuk meninggalkan Rujab Bupati. Kendati kejadian tersebut berlangsung singkat, namun kejadian tersebut sempat mencuri perhatian warga sekitar.
sumber

Foto Seksi Artis Sisi Liar Rini Yulianti Kepergok Saat Dugem










Beginilah Proses Penghancuran Ladang Opium Di Afganistan

website99-Bagi banyak dari penduduk Afganistan menanam opium mungkin satu-satunya cara untuk bertahan hidup satu tahun lagi di tempat mengerikan ini.Sekarang mereka memiliki pilihan sangat sedikit. Mereka dapat mulai bekerja dan menanam tanaman lain, pergi ke Taliban, atau kelaparan.

Setelah kehilangan segalanya, banyak orang memilih pilihan kedua dan bergabung dengan Taliban. Taliban sering datang ke desa-desa dan merekrut anggota baru. Orang - orang yang putus asa siap untuk apa pun ...
Sebelum kamera, polisi bekerja dengan ketekunan ganda.Namun pada kenyataannya, mereka menghancurkan hanya sekitar setengah dari ladang.

Menurut beberapa tentara Amerika, program AS saat ini untuk memerangi perdagangan narkoba Afghanistan yang berfokus pada penghancuran ladang opium adalah "buang uang".

"Ya, karena, di satu sisi, penghancuran ladang opium hanya akan mematikan penghasilan rakyat Afganistan, dan di sisi lain , hal ini memaksa para petani Afghanistan tidak puas dengan penghancuran tanaman mereka lalu bergabung dengan tentara taliban".Program baru ini bertujuan untuk menciptakan kondisi seperti di mana para petani Afghanistan akan menyadari bahwa untuk tumbuh tanaman lain yang lebih menguntungkan. Anak laki-laki dengan GPS navigator, notebook dan kamera bekerja dengan polisi. Dia membuat foto-foto dari semua bidang sebelum dan setelah bekerja, menuliskan semua koordinat.Dia wajib melaporkan kembali ke Amerika.

NATO percaya bahwa masalah produksi narkoba di Afghanistan harus diselesaikan sangat hati-hati sehingga tidak kehilangan loyalitas penduduk setempat. "Kita tidak bisa menghilangkan orang-orang yang tinggal di negara kedua termiskin di dunia satu-satunya sumber pendapatan tanpa memberikan mereka alternatif lain."
Tapi mereka tampaknya sudah disediakan dengan alternatif yang disebutkan di atas - karena lebih dari setengah dari ladang opium tetap tak tersentuh.

Pada akhirnya, dana AS akan memiliki laporan indah dari anak laki-laki dengan notebook yang akan menunjukkan bagaimana tentara AS Di Afghanistan berani menghancurkan tanaman opium. lalu Pemerintah AS akan mengalokasikan beberapa juta dolar untuk memerangi produksi obat. Dan, dalam sebulan, petani lokal mungkin masih akan panen opium ...



Ini cukup mudah untuk menemukan ladang opium karena hampir semua lereng di sekitar Faizabad dihiasi dengan tanaman ini.Tanaman Opium Atau Poppy terlihat seperti rumput kecil dengan luas beberapa puluh meter dan luas, membentang di antara padang rumput.





Semua polisi dipersenjatai. Mereka memahami bahwa bunga poppy adalah pendapatan untuk kebanyakan petani. PErnah Ada kasus ketika ladang ditebang polisi ditembaki.



Ini adalah pasukan pendukung ..



Ladang dihancurkan dalam dua tahap. Pertama, batang opium ditebang dengan tongkat. Kedua, bidang yang dibajak. Menurut salah satu polisi, tahap pertama adalah penting karena mencegah penanaman kembali tanaman oleh petani opium.







Perempuan dan anak-anak berlari keluar ke ladang. Mereka menangis dan melemparkan diri mereka di bawah tongkat. Sebulan kemudian, mereka mungkin telah bisa menuai panen opium dan menjualnya. Bagi banyak dari mereka uang ini satu-satunya cara untuk bertahan hidup satu tahun lagi di tempat terkutuk ini.



Sebelum digunakan kamera, polisi bekerja dengan ketekunan ganda.Namun pada kenyataannya, mereka menghancurkan hanya sekitar setengah dari ladang opium















Polisi menunjukkan pada petani bahwa tanaman opium ini bisa membuat mereka teler dengan mengoleskan bunga tanaman poppy ke rokok





Tanaman opium, cikal bakal heroin kelas 1 ... (putaw hanya heroin kelas 3)















2 Helikopter terlihat memantau proses penebangan lahan ini



Polisi Afganistan menguliahi petani tentang bahaya opium, dan menganjurkan para petani Afganistan untuk menanam tanaman lain



Petani ini terlihat agak teler, karena tadi merokok dengan rokok yang telah diolesi dengan bunga poppy oleh polisi

 
sumber

Kesedihan Karena Impian Yang Gagal

Bukan cuma kali ini aku menghadapi kegagalan dalam hidup, sehingga pahitnya kegagalan yang aku alami saat ini tidak membuat aku terpuruk, meski jujur saat ini aku merasa sangat sedih.



Sebuah usaha yang aku tekuni setiap hari dari malam sampai pagi harus berakhir dengan kehancuran, rasanya tidak adil jika jerih payah, tenaga, waktu dan modal beberapa tahun ini terbuang dengan sia - sia.

Namun mau bagaimana lagi, aku tidak bisa berbuat apa - apa? sebenarnya sebelum kehancuran ini terjadi usaha ini pernah mengalami masa manis yang membuat aku terbang dengan khayalan yang terlalu tinggi, aku ingin beli ini, aku ingin itu..

Jika ingat masa itu, rasanya tidak percaya bahwa semua ini akan bisa berakhir seperti ini hanya dalam hitungan hari. Hal ini membuat aku menjadi enggan untuk melangkahkan kaki kembali menuju impian usaha yang memang harus aku jalani mau atau tidak mau, soalnya aku, istri dan anak aku butuh makan.

Dengan penuh harap dan rendah diri, Tuhan.. tolonglah kami, berikanlah kami sebuah jalan hidup yang dapat kami lalui, kami hanyalah makhluk kecil yang sedang berusaha merangkak menghadapi deru kerasnya dunia.

Kami perlu bantuan, kami tidak dapat melakukan ini sendiri, kami sangat berharap terbukanya jalan kemudahan untuk kami?
sumber

Kisah Gadis Kecil yang Rela Mati Demi Negara

Berusia empat tahun ibunya meninggal dunia, lalu hidup bersama kakek dan neneknya.Tetapi, perjuangan untuk kepentingan negara tak pernah pupus hingga akhir hidupnya.

LIU HULAN lahir dengan nama Liu Fulan di desa Yunzhou, Kabupaten Wenshui, Provisi Shanxi (1932-1947). Anak perempuan dari seorang keluarga petani. Saat masih berusia empat tahun, ibunya meninggal dunia karena sakit.

Tidak berapa lama kemudian, Ayah Liu menikah lagi, hingga Liu beserta saudaranya hidup dengan kakek dan neneknya, di Desa yang tidak jauh dari tempat kelahiran Liu.

Lukisan Liu Fulan

Di Desa itu, Liu digambarkan sebagai pahlawan wanita yang menjadi martir, karena dukungannya terhadap perjuangan Eight Route Army, sangat luar biasa. Sehingga Liu disebut "Little Yan'an". Yan'an sendiri merupakan ibukota kaum komunis pada masa itu.

Memang, Desa tempat tinggal Liu, merupakan basis pergerakan gerilya dimasa Sino-Japanese War II hingga perang saudara antara Komunis Nasionalis. Warga yang menghuni Desa tempat Liu tinggal, sebagian besar adalah anggota Partai Komunis Tiongkok dan terlibat dalam pasukan perbekalan. Mereka aktif mengumpulkan dana dan membuat perlengkapan seperti sepatu dan pakaian bagi pasukan komunis.

Dalam usia 10 tahun (1942) Liu sudah berperan sebagai kurir, untuk mengirimkan surat ke pihak gerilyawan dan sebagai penjaga pada setiap pertemuan desa.

Sebab, mobilisasi wanita untuk berpartisipasi dalam perang gerilya di pihak komunis adalah hal yang umum pada masa pendudukan Jepang dan perang saudara. Apalagi saat itu sedang kampanye persamaan hak wanita.

Secara tegas, Liu Hulan dan pejuang wanita lainnya seperti Liu Suying beralasan ikut berjuang adalah untuk mempertahankan negara menghadapi agresi Jepang. Serta untuk mewujudkan emansipasi wanita.

Menurut Liu, wanita harus mendukung perjuangan kaum pria . Pejuang wanita bisa berpartisipasi dalam hal spionase , sabotase , kurir , perawat dan banyak lagi yang bisa dilakukan. Sikap Liu kian keras untuk tetap ikut digaris berjuangan. Ditambah lagi sikap tentara Komunis yang disiplin , berbeda dengan pasukan Jepang dan pasukan Nasionalis yang dikenal suka menjarah dan melakukan pemerkosaan.

Mengikuti Latihan Khusus

Demi mewujudkan perjuangan, Liu terpaksa menentang keinginan neneknya pada 1945. Liu bersikukuh mengikuti sebuah latihan selama 40 hari yang dikhususkan bagi wanita. Padahal, neneknya menolak keinginan Liu.

Setelah kembali ke desanya , Liu Hulan antusias dalam pekerjaannya menjadi sekretaris unit desa untuk gerakan wanita anti-Jepang. Liu bekerja memobilisasi wanita untuk ikut berjuang, hingga larut malam.

Atas kerja kerasnya, unit wanita yang dipimpin Liu mendapat dukungan dari kaum wanita. Mereka kemudian memberikan dukungan terhadap prajurit dengan membuat perlengkapan seragam dan perawatan bagi prajurit yang terluka.

Tidak hanya itu, Liu Hulan juga terlibat dalam gerakan land reform. Liu membantu dalam alokasi tanah yang berhasil dirampas dari tuan tanah dan diserahkan kepada para petani. Serta membantu menyelesaikan persengketaan yang mungkin timbul dari pembagian tanah tersebut.

Ditolak Jadi Anggota Partai

Pada usia 14 tahun Liu mengajukan permohonan untuk menjadi anggota Partai Komunis Tiongkok. Namun, dengan alasan usia yang masih 14 tahun, keanggotaannya ditunda sampai Liu berusia 18 tahun.

Pada tahun 1946 , partai memutuskan untuk memindahkan kader-kader pemimpin termasuk Liu Hulan ke daerah yang aman di markas gerilyawan. Tetapi Liu Hulan memutuskan untuk tetap berada di desanya dan percaya bahwa usianya yang masih sangat muda akan meloloskan dia dari kecurigaan musuh.

Saat tentara Nasional memasuki desa Liu Hulan pada 12 Januari 1947, untuk menyita hasil panen desa dan mengumpulkan seluruh penduduk kedalam satu tempat.

Ketika itulah, komandan pasukan meminta para anggota PKT untuk menyerahkan diri. Namun, tak satupun yang mengaku, membuat sang komandan berang. Dia pun meminta anak buahnya untuk mengidentifikasi siapa saja yang komunis.Kemudian, beberapa orang termasuk Liu Hulan berhasil di identifikasi dan kemudian dipisahkan.

Melihat Liu masih sangat muda, komandan pasukan membujuk dirinya untuk berubah pikiran dan menjadi informan. Liu tetap menolak tawaran tersebut. Sang komandan kemudian memutuskan untuk memenggal salah satu anggota komunis didepan Liu.

Namun usaha ini tidak berhasil , Liu tetap menolak untuk menyebutkan nama. Komandan memberikan satu kesempatan terakhir yang juga ditolak oleh Liu, Justru Liu menghampiri alat eksekusi didepan penduduk desa lainnya. Hingga akhirnya Liu tewas ditangan tentara.

Kematian Terhormat

Atas dedikasinya , Partai Komunis Tiongkok memberikan keanggotaan penuh secara anumerta kepada Liu Hulan. Mao Zedong menyebut dirinya sebagai "kehidupan yang agung dan kematian terhormat"

Mao juga meminta Xinhua untuk mempublikasikan kisah kepahlawanan Liu Hulan dan menyerukan rakyat yang berada di wilayah yang sudah dibebaskan untuk mengorganisasi satu studi mengenai dirinya. Liu Hulan menjadi pahlawan nasional setelah Republik Rakyat Tiongkok berdiri di tahun 1949 dan menjadi ikon devosi politik dalam sejarah Partai Komunis Tiongkok.

Kisah Liu Hulan masuk dalam berbagai bentuk puisi , opera, cerita pendek dan buku pelajaran sekolah. Cai Ruhong mempublikasi sebuah surat kepada suatu lembaga pendidikan seni yang secara implisit mengadvokasi batasan ketat terhadap kreativitas siswa dan mengajukan usulan daftar topik yang layak untuk dilukis seperti "Liu Hulan Mengantarkan Sepatu" baik dalam format vertikal (lukisan gulung) maupun lukisan horizontal.

Dimasa Revolusi Kebudayaan , poster-poster Liu Hulan menjadi hadiah yang umum dikalangan Garda Merah. (Poster Liu Hulan , dibuat oleh salah satu Institute seni di Beijing. Tulisan dalam poster itu berkata :" Dihadirkan untuk Tang Fandi. Rakyat diseluruh dunia bersatu ! Hancurkan imperialisme AS . Tahun 1967 , International Woman Day , Beijing Languange Institute).

Liu Hulan menjadi barometer ukuran kepahlawan wanita. Dalam satu insiden , salah satu jurnal di Liaoning mempublikasi satu artikel untuk merehabilitasi Zhang Zhixin [1930-1975] .

Tidak sampai sebulan , artikel itu menjadi kontroversi . Hu Yaobang menyatakan bahwa , Zhang Zhixin adalah seorang pahlawan wanita yang setaraf dengan Liu Hulan.

Pemerintah kemudian mendirikan Liu Hulan Memorial Hall yang terletak di Provinsi Shanxi . Memorial hall rampung dibangun diatas lahan seluas 60 ribu meter persegi, pada bulan Januari 1957 tepat 10 tahun gugurnya Liu Hulan.
sumber

hot

info

pengetahuan

 

© Copyright sekedar info 2010 -2011 | Design by parazitz | Published by bendoxz | Powered by Blogger.com.