News Update :

unik

Tampilkan postingan dengan label agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label agama. Tampilkan semua postingan

Tuhan atau Agama, Mana yang anda Pilih ?

Rabu, 18 Januari 2012



Ada banyak agama di dunia ini. Masing2x mereka mempunyai ajarannya sendiri. Manakala suatu agama tidak lagi dijalankan dengan dilandasi pemikiran & hati nurani melainkan dijalankan dg dilandasi ajaran doktrin & menganut asas "pokoknya", akan membuat seorang penganut agama menjadi dibutakan oleh fanatisme akan kebenaran apa yg diyakininya sendiri tanpa membuka hati & pikirannya lebih jauh.

Pada saat pemeluk agama saling bertikai, pada saat orang berperang dan membunuh hanya karena perbedaan, banyak orang berpikir kenapa bisa jadi begini? Kenapa agama yg seharusnya jadi acuan untuk bersikap & bertindak lebih baik, justru menjadi pangkal permasalahan untuk saling menghancurkan dan saling membunuh? Hal ini telah membawa banyak orang yg (maaf) malas berpikir telah dg mudah menyimpulkan bahwa sesungguhnya semua agama itu sama, semua agama itu benar (termasuk semua ajarannya?), meskipun pandangan ini akan berarti juga mengatakan bahwa tidak ada kebenaran yg hakiki (absolute), dan bahwa kebenaran itu adalah relatif, yaitu tergantung melihatnya dari pandangan siapa (benarkah bahwa Tuhan tidak pernah membuat suatu kebenaran yg hakiki dan hanya membuat suatu kebenaran yg relatif?). Bahkan lebih celaka lagi ada yg lantas menyimpulkan bahwa agama memang adalah sumber perpecahan, maka tidak layak untuk diikuti (Tuhan membuat suatu ajaran perpecahan? Atau apa mungkin Tuhan memang tidak pernah membuat agama?). Mereka mengatakan hanya akan percaya pada Tuhan secara langsung, tanpa membutuhkan lagi agama. Sebab apa gunanya memeluk suatu agama jika hanya menjadi sumber perpecahan dg orang lain? (Saat itu mungkin tanpa mereka sadari, sang Iblis sedang terkekeh-kekeh menertawai mereka..)

Benarkah pandangan demikian? Benarkah pandangan bahwa semua agama adalah sama? Benarkah tidak ada kebenaran hakiki itu, dan yg ada hanyalah kebenaran yg relatif? Atau bahwa agama adalah sumber perpecahan yg tidak layak untuk diikuti? Bahwa sebaiknya beragama saja tanpa ber-Tuhan karena banyak orang yg saling bertikai, berperang, dan membunuh dg mengatas-namakan Tuhan? Atau sebaiknya ber-Tuhan saja tanpa ber-agama karena justru ajaran agama-lah sebenarnya yg menjadi sumber perpecahan, jadi cukup dg percaya pada Tuhan dan berbuat baik, titik.

Baiklah, kita akan coba analisa satu per-satu.

Kalau misalnya semua agama itu sama dan bertujuan untuk menyembah Tuhan yg sama, mengapa justru pada kenyataanya semua agama itu ditampilkan berbeda?

Kalau anda mengatakan semua agama itu menyembah Tuhan yg sama, apakah anda tahu kalau dalam agama Budha itu tidak ada figur Tuhan seperti dalam konsep agama2x pada umumnya? (saya juga pernah berdiskusi dg umat Budha intelek, seorang yg juga mengaku "beragama dg logika" bukan dg doktrin, yg telah meninggalkan agama lamanya Kristen Katolik, sebelum akhirnya singgah di agama Budha, tentang konsep ketuhanan dalam Budhism).

Dalam agama Budha tidak ada konsep Tuhan yg menciptakan seluruh alam semesta spt umumnya terdapat dalam agama2x lain.

Di sana juga tidak ada konsep Tuhan yg menjadi hakim penentu dalam timbangan amalan baik & buruk dari seorang manusia, yg ada adalah konsep reinkarnasi spt yg dipercaya umat agama Hindu yg ditentukan oleh "Karma", karma baik akan membawa kelahiran kembali yg lebih baik, karma buruk akan membawa kelahiran kembali yg buruk, bahkan menjadi bisa makhluk yg lebih rendah spt binatang.

Apa yg dianggap "Tuhan" oleh orang Budha awam dan dibuatkan patungnya untuk disembah adalah sosok manusia bernama Sidharta Gautama (yg sebelum menyampaikan ajarannya sebenarnya adalah seorang beragama Hindu) sang pencetus ajaran itu yg sebenarnya memang tidak pernah mengaku sbg Tuhan, hanya sbg orang yg telah berhasil mencapai tingkat spiritual tertinggi yg disebut dg "Nirwana". Ia dianggap sbg Tuhan karena ia dianggap maha melihat, maha mendengar, maha bijaksana, maha pengasih dan penyayang, dan maha2x yg lain kecuali maha pencipta, yg sebenarnya ia dianggap punya kemampuan demikian adalah karena taraf spiritualnya yg telah mencapai Nirwana itu tadi. Apakah hal ini sama dg di agama2x lain spt Islam, Kristen, dan Hindu yg menyatakan adanya Tuhan yg menciptakan alam semesta ini, dan yg menjadi hakim penentu dalam timbangan amalan baik buruk dari seseorang?

Kalau agama Hindu menyatakan manusia itu harus dibedakan pada berbagai tingkatan derajat yg dinamakan sistem Kasta (yg tertinggi adalah kasta "Brahmana" bagi para pendetanya dan terendah adalah kasta "Sudra" untuk orang pekerja biasa), dan mempunyai bermacam-macam Tuhan (beberapa orang India beragama Hindu yg saya kenal mempunyai "Tuhan"-nya sendiri2x yg berbeda satu sama lain yg mereka pajang gambarnya di rumah & meja mereka masing2x), apakah itu sama dg umat Kristen yg menyatakan mempunyai Tuhan yg "satu tapi tiga", dan umat Islam yg menyatakan ke-Esa-an Tuhan secara murni dg syahadatnya bahwa "tiada Tuhan selain Allah" dan menyatakan bahwa semua manusia di hadapan Tuhan adalah sama ?

Apakah kalau agama Kristen menyatakan bahwa Yesus itu adalah Tuhan, adalah seorang putra Tuhan, seorang anggota dari "Tuhan yg satu tapi tiga", kalau mereka menyatakan bahwa seorang Yesus yg juga makan, minum, tidur, lahir dan mati seperti juga manusia yg lain adalah seorang Tuhan, apakah sama dg Islam yg menempatkan Yesus sbg seorang manusia biasa (yg luar biasa) yg dipilih menjadi utusan Tuhan untuk bangsanya ?

Kalau Islam menetapkan bahwa syarat nomor satu untuk menjadi umat Islam adalah dg membuat pengakuan keimanan (syahadat) bahwa "tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah", apakah umat Budha juga mengakui Allah sbg Tuhan, dan yg menciptakan alam semesta ini? Apakah umat Kristen juga mengakui Allah adalah Tuhan yg Esa, yg bukan "salah satu dari yg satu tapi tiga"? Apakah umat Budha, Hindu, Kristen juga mengakui bahwa Muhammad adalah seorang utusan Tuhan untuk seluruh umat manusia (termasuk mereka)?

Itu baru untuk agama2x besar dunia saja, belum lagi agama2x kecil lainnya yg bisa jadi mempunyai konsep ketuhanan dan ajaran yg juga berbeda jauh dg agama2x besar itu. Jadi apakah memang semua agama itu sama..?

Bila merujuk pada apa yg dipercayai oleh umat masing2x agama, sangat jelas semuanya tidak sama.

Orang yg mengatakan semua agama adalah sama, bila merujuk pada apa yg diyakini umat masing2x agama, (secara umum menurut pandangan umat masing2x agama) pada hakikatnya adalah seperti bukan orang beragama.

Karena kalau seseorang berpendapat semua agama adalah sama, maka dia harus menyetujui bahwa konsep Tuhan dan semua aturan dalam semua agama adalah sama.

Dan bila ia melakukan itu, bisa jadi dalam pandangan umum umat masing2x agama ia sudah dianggap murtad dan kafir dalam setiap agama (jadi sebenarnya saat itu ia seperti tidak sedang memeluk agama apapun..! )

Juga bila semua agama adalah sama maka tidak ada masalah jika anda memeluk agama apapun ataupun berpindah ke agama apapun setiap bulannya. Jadi kalau ada seorang Islam yg berkata spt itu, mestinya tidak masalah kalau ia harus pindah ke agama Kristen, Hindu, Budha, dll. sesering mungkin, demikian juga sebaliknya. Tapi apakah mereka mau? Tidak. Mereka tidak mau. Sangat sulit bagi seseorang untuk bisa berpindah agama, hanya mereka yg benar2x telah menemukan alasan yg tepat secara pribadi-lah yg mampu melakukannya. Kalau begitu apakah mereka benar2x menganggap semua agama sama? Tidak.

Sesungguhnya tidak pernah ada orang yg benar2x dari pikiran dan hati nurani-nya menyatakan bahwa semua agama adalah sama, hanya alasan2x tertentu untuk kondisi sosial-lah yg memaksa mereka untuk menyetujui hal itu.

Jadi semua agama memang berbeda kalau menurut ajaran yg diyakini umatnya masing2x secara subyektif, namun kalau anda mempelajari agama2x tsb langsung dari kitab sucinya (bukan semata-mata menurut apa yg diyakini umatnya), karena inti dari ajaran agama adalah kitab sucinya, dan juga mempelajari sejarah agamanya dan sebanyak mungkin informasi tentang agama tsb, anda akan menemukan hal2x yg sangat menarik. Contohnya adalah seperti yg sebagiannya sudah saya sampaikan pada anda melalui tulisan saya :

Trinitas tidak ada di Alkitab, tapi "Trinitas" ada di Al-Qur'an
Muhammad adalah nabi umat Hindu ?
Hindu dan Islam ternyata sama ?
Dan beberapa tulisan saya yg lain.
Lantas apakah benar pendapat bahwa tidak ada kebenaran yg hakiki, karena semua kebenaran adalah relatif, tergantung dari siapa yg memandang, dan hal ini terbukti dalam ajaran agama yg berbeda-beda? Sedangkan tidak mungkin Tuhan mengajarkan hal yg salah pada manusia..?

Penganut paham ini memang umumnya menyimpulkan pendapatnya berdasar dari berbedanya ajaran masing2x agama, sedangkan agama pasti akan mengajarkan kebaikan dan kebenaran dari Tuhan, karena itu-lah mereka berpendapat bahwa kebenaran itu pastilah hanya merupakan hal yg relatif, yg berbeda antara satu orang dg orang lain, yg berbeda antara satu agama dg agama lainnya, tapi semuanya bernilai kebenaran.

Sesungguhnya hal ini juga berhubungan dg pembahasan di atas tadi, bahwa semua agama itu sama atau berbeda adalah umumnya hanya disimpulkan secara gampang dari apa yg menjadi keyakinan dari umatnya saja, tanpa mau susah2x untuk mencarinya lebih jauh.

Sedangkan apa yg dipahami dan diyakini oleh umat suatu agama adalah belum tentu merupakan ajaran yg terdapat dalam kitab sucinya,

karena banyak hal yg bisa mempengaruhi ajaran suatu agama saat disampaikan pada umat, seperti budaya setempat, pemikiran & pendapat pribadi si pendeta/ulama, dan ajaran2x lain yg sebenarnya tidak diajarkan oleh ajaran dalam kitab sucinya.

Jadi kalau orang mau lebih "ke dalam" untuk mencari informasi dg mempelajari kitab suci, sejarah, dan sebanyak mungkin informasi tentang agama2x tsb, insyaallah ia akan menemui hal2x menarik yg mungkin bisa sangat berbeda dg pemahamannya selama ini (bahkan mungkin dg apa yg didapat dari ajaran para pendeta/ulamanya sekalipun). Karena sesungguhnya pasti ada yg dinamakan kebenaran hakiki itu.

Tuhan tidak mungkin tidak membuat suatu kebenaran yg hakiki.

Disamping kebenaran relatif yg memang ada, pasti juga ada kebenaran yg hakiki, sedangkan di dunia saja banyak hal yg dapat menjadi contoh adanya kebenaran yg hakiki itu, kebenaran yg (seharusnya) sama benarnya dalam semua pandangan orang (dan dalam pandangan semua agama)

Jadi jangan cepat mengambil kesimpulan bahwa semua agama itu memang sama ataukah semua agama memang berbeda, apakah kebenaran hakiki itu ada ataukah yg ada hanya kebenaran relatif saja. Hanya dengan mempelajari agama2x lebih dalam dari kitab2x sucinya, sejarahnya, dan informasi2x lainnya, kemudian membuat studi komparatif diantara mereka dg jujur dan obyektif berlandaskan pemikiran dan hati nurani-lah yg akan dapat membawa seseorang lebih mudah dalam memahami permasalahan ini.

Bagaimana dg pandangan bahwa sebaiknya beragama saja tanpa ber-Tuhan karena banyak orang yg saling bertikai, berperang, dan membunuh dg mengatas-namakan Tuhan?

Dalam pandangan saya, sesungguhnya yg layak bisa disebut sebagai agama itu adalah yg bernilai "ketuhanan", artinya mengajarkan unsur2x ketuhanan. Bila sebuah agama tidak mengajarkan unsur ketuhanan bahkan menolak adanya konsep "Tuhan", ia tidak ada bedanya dg ajaran filsafat dan ajaran kebaikan buatan manusia lainnya.

Sesungguhnya banyak hal yg akan jadi "pertanyaan besar" apabila orang hanya beragama saja tanpa ber-Tuhan. Pada siapakah kita tujukan kalau berdoa dan mengadu bila hati sedang kering dan galau? Kekuatan apakah (atau siapakah) yg membangkitkan manusia dari kematian pada hari kiamat nanti? Ataukah tidak ada hari akhirat dan kehidupan manusia berakhir setelah kematiannya di dunia ini? Lantas apa tujuan manusia lahir dan hidup di dunia ini dg kondisi yg seperti ini?

Ataupun siapakah yg telah menciptakan alam semesta beserta isinya yg sangat menakjubkan ini? Siapa pula yg mengaturnya menjadi demikian teratur, misalnya spt bumi berputar mengelilingi matahari, bulan mengelilingi bumi, bumi punya atmosfir untuk melindungi bumi dari radiasi matahari, manusia dan hewan masing2x mempunyai struktur tubuh dan metode pencernaan yg berbeda-beda dan bekerja dg sistem yg sungguh luar biasa, dll. dll. ? Bagaimana semua itu ada dan berjalan? Begitu saja? Tidak adakah yg menciptakan semua kedahsyatan itu? Sedangkan kalau tulisan di blog anda dikatakan tidak ada yg menciptakan, atau ada dan muncul secara tiba2x saja mungkin anda tidak akan terima, bagaimana bisa manusia mengatakan kalau semua sistem yg ada dan bekerja dg luar biasa itu tidak ada yg menciptakan, tidak ada yg mengatur, dan sudah ada begitu saja..? Butuh pemikiran yg jernih untuk menjawabnya.

Lantas kalau bukan ajaran dari Tuhan, agama yg dianut itu menggunakan ajaran buatan siapa? Buatan manusia? Sesuatu yg dibuat oleh manusia tidak pernah mampu mencapai nilai sempurna yg mampu menyelesaikan semua masalah.

Singkatnya,

akan banyak sekali pertanyaan dari logika normal yg perlu dijawab (dan akan sulit sekali dijawab) kalau manusia hanya beragama tapi tanpa ber-Tuhan.

Jadi mestinya hal ini juga tidak benar. Harus ada konsep yg lebih baik dari itu.

- Bersambung ke bagian 2 –

——————-

(Tulisan ini tadinya diposting dulu bagian pertama-nya, dan baru dibuat yg kedua. Dan sempat dibuat jadi dua tulisan (part1 & part2) karena kuatir terlalu panjang dan membuat bosan membacanya , tapi karena part2-nya ternyata tidak terlalu panjang, jadi lantas saya gabung lagi jadi satu tulisan. -rkh-)

——————

- Bagian 2 –

Lantas bagaimana dg yg mengatakan bahwa mereka tidak perlu mempercayai agama, hanya perlu percaya pada Tuhan, melaksanakan keinginan Tuhan, dan berbuat baik..?


Benarkah pendapat hanya percaya pada Tuhan, bukan pada agama, adalah pilihan yg bagus? Biasanya orang punya pandangan spt ini kalau ia menganggap semua agama adalah salah dan/atau agama hanyalah sumber perpecahan yg tidak pantas untuk diikuti.

Coba kita analisa masalah ini.

Anggaplah semua orang menganut pemikiran yg sama dg itu, lalu tidak ada lagi orang yg menganut suatu agama, mereka hanya merasa perlu mengenal Tuhan dan berbuat baik tapi tanpa melalui agama. Kira2x apa yg akan terjadi? Satu hal yg perlu dijawab di sini adalah bisakah orang mengenal Tuhannya tanpa melalui agama? Kalau anda ditanya seperti apakah Tuhan itu? lalu anda menjawab : Tuhan itu yg menciptakan alam semesta, Tuhan itu Maha Esa, Tuhan itu penuh kasih, dll, dari manakah anda mengetahui hal itu kalau bukan dari agama? Kalau misalnya anda lahir dan dibesarkan tanpa pendidikan agama sama sekali, apakah anda yakin pada saat dewasa anda akan mampu untuk mengetahui seperti apa Tuhan itu? Tidak. Kita semua merasa mengenal & mengetahui Tuhan itu seperti apa adalah melalui pendidikan agama yg kita terima sejak kecil, atau merupakan hasil pemikiran kita setelah dewasa yg masih berdasar pada pemikiran agama atau dg melakukan komparasi terhadap agama2x. Tanpa itu kita akan cenderung untuk "menciptakan" sendiri Tuhan yg sesuai menurut pemikiran & kehendak kita, tanpa kita mempunyai rel untuk membatasi imajinasi kita untuk "menciptakan" Tuhan versi kita sendiri itu. Dan bila sudah begitu, orang akan menjadikan diri mereka "lebih" dari Tuhan, karena mampu untuk "menciptakan" Tuhan mereka sendiri, sedangkan Tuhan saja tidak bisa menciptakan Tuhan, karena Tuhan bukanlah ciptaan, melainkan pencipta. Kalau ada sesuatu yg diciptakan, itu pasti bukan Tuhan.

Dan bila sudah demikian tidak akan ada lagi perbedaan misalnya dengan jaman jahiliyah pra Islam nabi Muhammad dahulu dimana orang bisa memilih & menciptakan Tuhannya sendiri, kemudian membuat patungnya, lantas menyembahnya. Tidak heran kalau pada jaman pra Islam nabi Muhammad dulu, di dalam Ka'bah konon terdapat ratusan "Tuhan" yg dibuat dalam berbagai macam bentuk dan bahan, lha setiap orang ingin membentuk sendiri Tuhan yg sesuai dg selera mereka tanpa ada yg membatasi…!

Jadi pandangan untuk tidak perlu mempercayai agama, hanya perlu untuk percaya pada Tuhan saja adalah pandangan yg bisa sangat menyesatkan.

Katakanlah ada orang2x yg mungkin saja mampu melakukannya (merefleksikan Tuhan dg benar tanpa melalui agama), berapa persen-kah jumlahnya dari keseluruhan jumlah umat manusia ? Dan selain beberapa gelintir orang yg mampu merefleksikan Tuhan dg benar itu, bisa jadi masih akan ada berjuta-juta "Tuhan" yg berbeda yg telah diciptakan oleh masing2x orang yg lain sesuai dg imajinasi, harapan, dan keinginannya akan figur Tuhan. Mampukah anda membayangkan apa yg akan terjadi dg kondisi seperti itu..?

Melaksanakan keinginan Tuhan..? Keinginan Tuhan yg mana? Bagaimana kita bisa tahu apa yg diinginkan Tuhan kalau kita tidak "mengenal-Nya" dg baik? Sedangkan sudah kita bahas diatas bahwa tidak mungkin kita bisa mengenal Tuhan dg benar dan mengerti apa yg diinginkan Tuhan tanpa melalui agama, dan

mencoba mengenal Tuhan tanpa melalui agama adalah dekat sekali dg kesesatan.

Berbuat baik..? Berbuat baik seperti apa? Apa patokan sebuah perbuatan itu adalah baik atau buruk? Ya, Agama! Tanpa itu orang akan cenderung untuk menetapkan sendiri standard baik & buruk. Lantas bila bukan agama, apa yg jadi patokan bahwa sebuah perbuatan itu baik bagi kita & orang lain, dan benar2x bernilai baik menurut Tuhan? Hukum setempat yg berlaku? Hukum produk manusia tidak pernah dapat menyelesaikan semua persoalan dg baik. Bila pembuat hukumnya kebetulan orang yg "benar", maka hukum yg dibuat bisa bagus, tapi kalau pembuat hukumnya kebetulan seorang yg "tidak benar" maka apa yg mestinya benar bisa jadi salah, dan yg mestinya salah bisa jadi benar. Jadi apakah hukum yg berlaku selalu dapat dijadikan patokan berbuat baik? Tidak.

Sebab walaupun sangat mungkin seseorang bisa menjadi "orang baik" dg mengikuti agama apapun (bahkan tanpa beragama sekalipun) tapi tanpa bimbingan suatu fondasi yg benar sangat mungkin suatu saat nanti dia akan bisa tersesat karena menganggap tindakannya benar, padahal sebenarnya tidak. Berbuat baik bisa punya ukuran yg berbeda pada setiap orang. Hal ini karena "kebaikan" bagi seseorang belum tentu juga merupakan "kebaikan" bagi orang yg lain (ini sudah merupakan hukum alam), dan siapa yg menjadi hakim penilai kebaikan yg mana yg sesungguhnya adalah kebaikan yg hakiki dan bernilai di mata Tuhan? Tidak lain adalah Tuhan sendiri. Melalui apa? Melalui pikiran masing2x orang? Pikiran orang bisa tidak sama, dan manusia bukan mahkluk yg sempurna yg selalu mengetahui mana yg benar dan mana yg tidak benar. Lantas melalui apa? Ya, melalui agama tentunya.

Jadi pendapat bahwa manusia dapat berbuat baik saja tanpa menggunakan patokan agama adalah tidak mungkin dan dapat sangat dekat dengan kesesatan.

Dan karena orang mengenal perbuatan baik-buruk adalah dari agamanya, maka sangat penting untuk mengetahui apakah ajaran suatu agama adalah benar2x ajaran yg berasal dari Tuhan. Karena bila apa yg kita yakini itu ternyata bukan berasal dari Tuhan, tentunya suatu saat kita bisa terkena hukum alam bahwa produk buatan manusia itu tidak sempurna dan pasti mengandung cacat yg suatu saat bisa menjerumuskan kita pada kesesatan.

Nah kalau agama itu ternyata bukan berisi nilai2x dari Tuhan sendiri, apakah mungkin bisa 100% selalu memberikan penuntun yg baik bagi umatnya? Tentu tidak, manusia butuh agama yg benar2x bernilai ajaran Tuhan. Karena itulah manusia harus mencarinya. Bagaimana kita bisa tahu ajaran agama mana yg benar2x bernilai ajaran Tuhan? Ya dg mempelajari agama kita sendiri dan juga agama2x lain, dan melakukan studi komparasi terhadap semuanya. Bagaimana bisa mengetahuinya sedangkan semua agama (sepertinya) mengklaim dirinya sendiri yg benar?

Bersyukurlah bahwa Tuhan memberi manusia otak untuk berpikir dan hati nurani untuk "merasakan" sebagai perbedaan dg makhluk Tuhan yg lebih rendah spt binatang.

Kita harus memakai keduanya secara seimbang sesuai porsinya, karena kalau hanya salah satu saja malah bisa menimbulkan pemikiran2x yg aneh yg bisa malah "meng-agama-kan akal" atau "meng-agama-kan hati nurani".

Yg harus dilakukan memang adalah beragama dg logika, yg menggabungkan akal & hati nurani di dalamnya.

Memang tidak semua orang mempunyai kualitas intelektual yg memadai untuk melakukannya, tapi setidaknya kalau anda dan semua komunitas blogger sudah bisa "nge-blog", atau anda bisa membaca tulisan ini, mestinya berarti kualitas intelektual kita semua sebenarnya sudah mendukung untuk melakukan itu. Tinggal masalah mau atau tidak saja melakukannya.

Sedangkan untuk bisa menilai ajaran agama manakah yg paling benar dan dapat diandalkan sbg pegangan dan penuntun hidup, kita tidak bisa menentukan hanya dg melihat pemeluk agama tsb. Sebab

sangat mungkin seseorang tidak menerapkan dg benar apa yg diajarkan oleh agamanya, bahkan mungkin juga ia tidak mengetahui dg benar bagaimana sesungguhnya ajaran agamanya.

Cara terbaik untuk mengetahui seperti apa sebenarnya ajaran suatu agama, adalah dg mempelajari langsung dari kitab sucinya sebagai dasar dari agama tsb.

Tentu saja harus dilakukan dg dilandasi pemikiran dan hati nurani. Sebab tanpa itu, mempelajari agama juga bisa menyesatkan kalau salah dalam melakukan pemahaman kalau melakukannya dengan seenaknya.

Kesimpulan :

Tuhan dan agama adalah satu kesatuan yg tidak dapat dipisahkan.

Untuk beragama tidaklah dapat dilakukan tanpa adanya konsep ketuhanan di sana. Sedangkan untuk ber-Tuhan juga tidak dapat dilakukan tanpa dilandasi ajaran agama yg benar.

Berbuat baik adalah perbuatan baik yg bernilai di sisi Tuhan dan dilandasi dg ajaran agama yg benar yg dipahami dg logika yaitu yg berlandaskan pemikiran dan hati nurani.

Manusia tidak dapat menjalankannya secara terpisah-pisah, karena menjalankan bagian2x itu secara terpisah dapat menyeret manusia ke dalam jurang kesesatan.

Sedangkan kerusakan2x yg diakibatkan oleh pertikaian antar umat beragama itu adalah diakibatkan dari dijalankannya agama, ketuhanan, dan kebaikan itu tidak secara bersama-sama ataupun menjalankannya secara bersama-sama tapi tanpa dilandasi pemahaman yg berlandaskan pada pemikiran dan hati nurani, malah hanya didasarkan pada doktrin yg mencuci otak umat dan membuat mereka hanya menelan saja apa yg dijejalkan ke dalam otak mereka tanpa membiasakan umat untuk berpikir, menyaring, dan mendiskusikan apa yg mereka terima.

Maka untuk dapat memahami agama dg benar dan membuat hidup lebih tenang dan damai, tinggalkanlah pola pemahaman agama dg doktrin, dan biasakanlah untuk beragama dg logika, yaitu beragama yg dilandasi dg pemikiran dan hati nurani yg jernih agar dapat menjadi pencerahan pada umat, baik yg beragama sama maupun dg umat beragama lain.

Demikianlah sekelumit pembahasan saya mengenai ber-Tuhan dan ber-agama. Adakah yg akan anda pilih salah satunya? Setelah pembahasan saya diatas? Itu mutlak adalah hak anda, sebab anda sendirilah yg akan mempertanggung jawabkannya nanti. Atau anda ada pendapat lain..?

-rkh-

sumber

Tabut Perjanjian Nabi Musa Ditemukan

Sabtu, 31 Desember 2011



MUSA,Selain disuruh Allah memimpin bani Israel keluar dari Mesir, dan memasuki tanah perjanjian (tanah kanaan / palestina / lokasi peta israel jaman sekarang), nabi Musa juga diperintahkan Allah untuk membuat "Tabut Perjanjian" (ark of convenant - melambangkan hadirat Allah di tengah-tengah bani israel, sebagai lambang perjanjian bani israel dng Allah yg hidup). Video paling bawah !

Nabi Musa juga diberikan hukum-hukum dari Allah, salah satu nya tentang hukum penghapusan dosa:

Imamat 16 :14 dimana imam besar harus memercikan darah kurban ke atas tabut perjanjian, barulah terjadi perdamaian atas segala dosa pelanggaran.
Ron Wyatt yang juga menemukan roda kereta firaun di tengah laut merah, sewaktu mengejar bani israel yg menyebrangi laut merah, dan penemu Bahtera nabi Nuh. Membuat suatu penemuan terpenting sepanjang masa.

Beliau menemukan Tabut Perjanjian Musa, yang terdapat tetesan darah kering Nabi Isa Al Masih, sang penebus utusan Allah yg kudus tepat di atas tutup tabut perjanjian
LOKASI PENEMUAN
ketika bicara di cnn mengenai bahtera nabi nuh

Ada seorang Arkeolog bernama Ron Wyatt. Ia menemukan "Tabut Perjanjian Musa". Tabut ini tersembunyi di luar tembok Yerusalem sebelum kota Yerusalem dihancurkan o/ tentara Nebukadnezar.

Ruang tempat di mana tabut itu berada sudah tertutup sehingga membentuk sebuah gundukan. Rupanya bertahun-tahun puing-puing reruntuhan mempertebal gundukan tersebut. Dan akhirnya gundukan ini menjadi sebuah bukit kecil.

Selama masa pemerintahan Romawi - DI MANA Yesus HIDUP DI MASA ITU - bukit ini digunakan sebagai tempat penyaliban. Bukit itu, namanya dalam bahasa Ibrani ialah "Golgota", dalam bahasa Latin "Kalvari" atau yang sering kita dengar "Tempat Tengkorak".

Di bukit itu ditempatkan RONGGA PUALAM yang permanen di dalam tanah. Di mana ke dalam rongga inilah salib dimasukkan dan ditegakkan. Setiap rongga ini luasnya 13 inci persegi (33 cm²) & dalamnya tiga kaki (hampir 1 m). Rongga ini ditutupi dengan semacam sumbat yang mempunyai tiga lubang tempat memasukkan jari untuk memudahkan pemindahan sumbat tersebut.

Dan di bukit ini Ron Wyatt menemukan tiga rongga permanen. Di rongga TENGAH terdapat retakan di bagian kiri yang menuju ke dalam bebatuan. Hal ini mungkin diakibatkan oleh gempa bumi (injil Matius 27:50-51 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya. Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,).

Penyelidikan dilanjutkan dengan menggunakan peralatan-peralatan ilmiah. Dan terungkap adanya EMAS di dalam bukit tersebut. Wyatt meminta izin dari pemerintah Israel untuk menggali sebuah lubang di bukit itu. Mulanya, permintaannya ini menghadapi penolakan dari pemerintah Israel. Namun akhirnya, setelah melewati beberapa kali penolakan, Wyatt mendapat izin.

Setelah dua tahun menggali sebuah parit sempit pada dinding bukit itu, Januari 1982 Wyatt bisa menembus sampai ke gua alami itu. Gua tersebut berukuran ± 6,7 m x 4,3 m atau ± 30 m² . Di gua itu terdapat sisa-sisa perlengkapan Bait Salomo. Yakni: Mezbah Korban Bakaran, Meja Roti Sajian, Mezbah Pembakaran Kemenyan. Di belakang ruangan ini terdapat Tabut Perjanjian dengan dua serafim yang sayapnya terjulur di atas Tutup Pendamaian.

Di atas Tutup Pendamaian Wyatt menemukan PERCIKAN DARAH KERING. Percikan darah kering itu terdapat juga di perlengkapan-perlengkapan tadi. Wyatt lalu mengirim contoh percikan darah kering itu ke laboratorium di Amerika untuk diperiksa.

Didapatkan, bahwa darah tersebut adalah darah manusia yang terdiri dari 23 X kromosom dan 1 Y kromosom. Darah manusia normal terdiri dari 46 kromosom yang terdiri dari 23 kromosom dari setiap orangtua. Jika terdapat kromosom "Y tambahan" maka darah tesebut adalah milik seorang LAKI². Jadi percikan darah tersebut adalah darah LAKI². Dan karena darah itu hanya memiliki 23 kromosom maka darah itu di-identifikasi sebagai darah laki² yang TIDAK MEMILIKI AYAH. ISA DATANG KE DUNIA GELAP INI MELALUI JALUR: DARI PERAWAN MARYAN DAN ROHUL KUDUS ALLAH (YAITU ALLAH SENDIRI) YG MEMANIFESTASIKAN JANJI NYA KEPADA PERAWAN MARYAM.

Ron Wyatt percaya bahwa itu adalah darah YESUS. Darah-Nya yang terciprat ke tanah. Dan melalui retakan yang diakibatkan oleh gempa bumi itu, darah itu mengalir ke bawah dan memerciki tutup pendamaian. Dgn maksud untuk mengampuni semua umat manusia.

Add Image
Di dalam Perjanjian Lama Imam Besar memercikkan darah lembu jantan dan domba jantan di atas tutup pendamaian sesuai dengan perintah Tuhan. Imamat 16 <14> Lalu ia (Imam Besar - red) harus mengambil sedikit dari darah lembu jantan itu dan memercikkannya dengan jarinya ke atas tutup pendamaian di bagian muka, dan ke depan tutup pendamaian itu ia harus memercikkan sedikit dari darah itu dengan jarinya tujuh kali. <15> Lalu ia (Imam Besar - red) harus menyembelih domba jantan yang akan menjadi korban penghapus dosa bagi bangsa itu dan membawa darahnya masuk ke belakang tabir, kemudian haruslah diperbuatnya dengan darah itu seperti yang diperbuatnya dengan darah lembu jantan, yakni ia harus memercikkannya ke atas tutup pendamaian dan ke depan tutup pendamaian itu. <16> Dengan demikian ia (Imam Besar - red) mengadakan pendamaian bagi tempat kudus itu karena segala kenajisan orang Israel dan karena segala pelanggaran mereka, apa pun juga dosa mereka …

Tetapi Alkitab memberitahukan kita juga, bahwa darah lembu jantan dan domba jantan tidak bisa menghapus dosa. Tetapi darah Yesuslah (Yesus: Imam Besar Agung; Ibrani 8:1 ... kita mempunyai Imam Besar ... yang duduk di sebelah kanan takhta Yang Mahabesar di Sorga,) yg menyucikan semua dosa. Darah hewan hanyalah bersifat SEMENTARA sampai Anak Domba yg sempurna itu disembelih.

Betapa mengagumkan dan tepat, bahwa darah Kristus SECARA FISIK dipercikkan di atas tutup pendamaian yang tersembunyi di dalam Bukit Kalvari/Golgota/Tempat Tengkorak. Sehingga mengesahkan ritual yang telah ditahbiskan oleh Allah untuk melakukan pemercikan pada tutup pendamaian.

sumber 

Kumpulan Foto Musim Haji di Mekkah Tahun 1953

Jumat, 30 Desember 2011

Foto-foto jadul berikut merupakan kumpulan foto-foto musim haji yang terangkum dalam majalah National Geographic tahun 1953.

Terlihat kota Mekkah masih terasa sepi, sangat jauh berbeda dengan keadaan sekarang dimana kota mekah telah menjadi salah satu kota modern di dunia.

Suasana Musim Haji di Mekkah Tahun 1953:





















Bandingkan dengan Mekkah zaman sekarang :
























sumber

7 Rahasia dan Fakta Ayat Kursi

Jumat, 09 Desember 2011



Dalam sebuah hadis, ada menyebut perihal seekor syaitan yang duduk di atas pintu rumah. Tugasnya ialah untuk menanam keraguan di hati suami terhadap kesetiaan isteri di rumah dan keraguan di hati isteri terhadap kejujuran suami di luar rumah. Sebab itulah Rasulullah tidak akan masuk rumah sehingga Baginda mendengar jawaban salam dari isterinya. Di saat itu syaitan akan lari bersama-sama dengan salam itu. Berikut 7 Rahasia Dan Fakta Ayat Kursi, yaitu :

1. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi bila berbaring di tempat tidurnya, Allah SWT mewakilkan dua orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.

2. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang Fardhu, dia akan berada dalam lindungan Allah SWT hingga sembahyang yang lain.

3. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sembahyang, dia akan masuk syurga dan barang siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah SWT akan memelihara rumahnya dan rumah-rumah disekitarnya.

4. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap-tiap shalat fardhu, Allah SWTmenganugerahkan dia setiap hati orang yang bersyukur, setiap perbuatan orang yang benar, pahala nabi, serta Allah melimpahkan rahmat padanya.

5. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah SWT mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya – mereka semua memohon keampunan dan mendoakan baginya.

6. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir sembahyang, Allah SWT akan mengendalikan pengambilan rohnya dan dia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi Allah sehingga mati syahid.

7. Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika dalam kesempitan, niscaya Allah SWT berkenan memberi pertolongan kepadanya
sumber

Bukti Al-Quran Bukan Buatan Manusia

Sabtu, 03 Desember 2011



Al-Quran adalah kalam Allah yang merupakan sebuah Mu'jizat yang diturunkan kepada Nabi akhir jaman Muhammad . Tidak ada yang menandingi keindahan bahasa Al-Quran dan keindahan ketika kita melantunkan Al-Quran. Banyak orang yang hatinya tergetar jika di bacakan ayat-ayat Al-Quran, sehingga kemudian dia mendapatkan risalah kebenaran. Al-Quran adalah satu-satunya kitab yang terjaga keasliannya walau telah diturunkan 14 abad yang lalu akan tetapi tetap terjaga dalam satu Bahasa dan satu huruf yang terangkai didalamnya.

Banyak usaha-usaha yang di lakukan oleh orang-orang kafir untuk memalsukan Al-Quran, namun usaha itu selalu kandas dan sia-sia. Al-Quran yang berjumlah 30 juz, 112 surat, 6666 ayat dan 51.900 kata itu dengan mudah di hafalkan oleh orang-orang yang beriman dan mempunyai hati yang bersih.

Al-Quran adalah sumber ilmu yang tidak pernah ketinggalan zaman bahkan selalu mendahului zaman, karena kebenarannya baru terbukti ketika zaman sudah mampu menciptakan tekhnologi mulai dari ilmu matetamtika, Biologi, kedokteran,fisika,kimia,bahasa, sejarah dll, segala ilmu telah terbukti sebelum ditemukan alquran telah menafsirkan dan menuliskannya. Keajaiban lain dari Al-Quran yang tak kalah mencengangkan adalah bahwa Al-Quran ternyata tersusun menurut perhitungan Matematis yang sangat teliti dan sangat cerdas !!
Berikut ini sejumlah perhitungan yang benar-benar merupakan mukjizat.

Kata "Yaum" (hari) dalam bentuk tunggal disebutkan sebanyak 365 kali, yang sama jumlahnya dengan jumlah hari pada tahun Syamsyiyyah
Kata "Yaum" (hari) dalam bentuk jamak sebanyak 30 kali, sama dengan jumlah hari dalam satu bulan
Kata "Syahr" (Bulan) sebanyak 12 kali, sama dengan jumlah bulan dalam satu tahun.
Kata "Sab'u (minggu) disebutkan 7 kali, sama dengan jumlah hari dalam satu minggu
Jumlah "Saah" (jam) yang didahului dengan "Harf" sebanyak 24 kali, sama dengan jumlah jam dalam satu hari
Kata "Sujud" disebutkan 34 kali, sama dengan jumlah rakaat dalam sholat 5 waktu
Kata "Shalawat" disebutkan 5 kali, sama dengan jumah sholat wajib sehari semalam
Kata "Aqimu" yang diikuti kata "Shalat" Sebanyak 17 kali, sama dengan jumlah rakaat shalat fardhu.
Kata "al-Dunya" disebutkan sebanyak 115 kali, begitu juga kata "al-Akhirah" sebanyak 115 kali
Kata " al-Israf" disebutkan 23 kali, begitu juga kata kebalikannya "al-Sur'ah"
Kata "Malaikat" disebutkan 88 kali, kata kebalikannya "al-Syayathin" juga 88 kali
Kata "al-Sulthan" disebutkan 37 kali, kata kebalikannya "al-Nifaq" juga 37 kali
Kata "Harb" (panas) sebanyak 4 kali, kebalikannya "al-Bard" (dingin) juga 4 kali
Kata "al-Harb" (perang) sebanyak 6 kali, kebalikannya "al-Husra" (tawanan) 6 kali
Kata "al-Hayat" (Hidup) sebanyak 145 kali, kebalikannya "al-Maut" (mati) 145 kali
Kata "Qalu" (mereka mengatakan) sebanyak 332 kali, kebalikannya "Qul" (katakanlah) juga sebanyak 332 kali
Kata "al-Sayyiat" (keburukan) yang menjadi kebalikannya kata "al-Shahihat" (Kebajikan) masing-masing 180 kali
Kata "al-Rahbah" (cemas/takut) yang menjadi kebalikan kata "al-Ragbah" (harap/ingin) masing-masing 8 kali
Kata "al-Naf'u" yang menjadi kebalikan kata "al-Fasad" masing-masing 50 kali
Kata "al-Nas" yang menjadi kebalikan kata "al-Rusul" masing-masing 368 kali
Kata "al-Asbath" yang menjadi kebalikan kata "al-Awariyun" masing-masing 5 kali
Kata "al-Jahr" yang menjadi kebalikan kata "al-Alaniyah" masing-masing 16 kali.Masih banyak lagi, yang tidak dapat disebutkan satu-persatu
Sekarang lakukan perhitungan sebagai berikut :

Dengan mencari persentase jumlah kata "bahr" (lautan) terhadap total jumlah kata (bahr dan barr ) kita dapatkan : (32/45) x 100 % = 71.1111111%

Dengan mencari persentase jumlah kata "barr (daratan) terhadap total jumlah kata (bahr dan barr) kita dapatkan : (13/45) x 100 % = 28.888888889 %Kita akan mendapatkan bahwa Allah SWT. Dalam Al-Quran pada 14 abad yang lalu menyatakan bahwa persentase air di bumi adalah 71.11111111 %, dan persentase daratan adalah 28.8888888889, dan ini adalah rasio yang riil dari air dan daratan.
Itulah sebagian kecil keajaiban dan kemukjizatan Al-Quran. Keajaiaban yang lain merupakan misteri yang akan insyaAllah akan dipecahkan oleh orang-orang yang berilmu.

Seorang ahli biokimia berkebangsaan Amerika keturuna Mesir dan seorang ilmuwan Muslim, Dr. Rashad Khalifa, adalah orang yang pertama yang menemukan sistem matematika pada desain Al-Quran. Dia memulai meneliti komposisi Matematik dari Al-Quran pada tahun 1968, dan memasukka Al-Quran ke dalam sistem computer pada tahun 1969 dan 1970, yang diteruskan dengan menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris pada awal 70-an. Dia tertantang untuk memperoleh jawaban dalam menjelaskan inisial pada beberapa surah dalam Al-Quran (seperti Alif Lam Mim) yang sering diberi penjelasan "hanya Allah yang mengetahui maknanya". Dengan tantangan ini, dia memulai riset secara mendalam pada inisial-inisial tersebut setelah memasukkan teks Al-Quran ke dalam sistem computer, dengan tujuan utama mencari pola matematis yang mungkin akan menjelaskan pentingnya inisial-inisial tersebut. Setelah beberapa tahun melakukan riset, Dr. Khalifa mempublikasikan temuan-temuan pertamanya dalam sebuah buku berjudul "MIRACLE OF THE QURAN : Significance of the Mysterious Alphabet" pada Oktober 1973., bertepatan dengan Ramadhan 1393

Sementara itu Angka yang sering keluar daalam alquran adalah angka 19

Dalam Al Qur'an. Keistimewaan angka 19 di dalam Al Qur'an ini, di antaranya:
1. Kata bismillahirrahmanirrahim, yang merupakan kata pembuka dari surah Al Qur'an terdiri dari 19 huruf.
2. Paket wahyu pertama (QS. Al Alaq (96) ayat 1—5), diturunkan sebanyak 76 huruf atau 19 x 4.
3. Ayat pertama kali turun, (QS. Al Alaq ayat 1), terdiri dari 19 huruf.
4. Jumlah surah Al Qur'an ada 114 atau 19 x 6.

Angka 19 inilah yang menjadi alat kontrol huruf di dalam Al Qur'an, sehingga Al Qur'an terpelihara dari perubahan yang dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab. Tidak akan pernah sedikitpun meleset dari hitung-hitungan, anda bisa bandingkan dengan kitab suci lain. perhatikan bagaimana Angka 19 dalam mengontrol Al Qur'an:

Surah ke-68, yang diawali huruf nun. Jumlah nun dalam surah tersebut 133 atau 19 x 7.
Surah ke-36, yang diawali huruf ya sin, memiliki huruf ya sebanyak 237 dan huruf sin 48. Bila dijumlahkan mejadi 285 atau 19 x 15.

Surat ke-13, yang diawali huruf alif lam mim ra', di mana jumlah alif = 605, lam = 480, mim = 260 dan ra' = 137, total keempat huruf tersebut 1482 atau 19 x 78.

Sebagian besar ahli tafsir menafsirkan 19 sebagai jumlah malaikat. Menurut Dr. Rashad Khalifa, menafsirkan bilangan 19 sebagai jumlah malaikat adalah tidak tepat. Bagaimana mungkin jumlah malaikat dapat dijadikan untuk cobaan bagi orang-orang kafir (QS. Al Muddassir ayat 30—31).

"Di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga). Dan Kami jadikan penjaga neraka itu hanya dari malaikat, dan Kami menentukan bilangan mereka itu hanya sebagai cobaan bagi orang-orang kafir, agar orang-orang yang diberi kitab menjadi yakin, agar orang yang beriman bertambah imannya, agar orang-orang yang diberi kitab dan orang-orang mukmin itu tidak ragu-ragu, dan agar orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (berkata), 'Apakah yang dikehendaki Allah dengan (bilangan) ini sebagai suatu perumpamaan?' Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada orang-orang yang Dia kehendaki. Dan tidak ada yang mengetahui bala tentara Tuhanmu kecuali Dia sendiri. dan Saqar itu tidak lain hanyalah peringatan kepada manusia."

Selain penjelasan di atas, dalam beberapa kejadian di alam ini dan juga dalam kehidupan kita sehari-hari, ada yang mengacu kepada bilangan 19, di antaranya sebagai berikut:

Bumi, matahari dan bulan berada pada posisi yang relatif sama setiap 19 tahun.
Komet Halley mengunjungi sistem tata surya kita pada setiap 76 tahun (19 x 4).
Tubuh manusia memiliki 209 tulang atau 19 x 11.Selain berhubungan dengan kejadian di alam, bilangan 19 juga berkaitan dengan ibadah umat Islam, seperti:

Sholat, jumlah rakaat pada shalat Subuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib dan Isya' masing-masing adalah 2, 4, 4, 3, dan 4 rakaat. Jika jumlah rakaat tersebut disusun menjadi sebuah angka 24434 merupakan bilangan kelipatan 19 atau 19 x 1286.

Di abad modern pun banyak orang-orang yang memang ingin mengubah isi alqur'an akan tetapi sampai detik ini alquran masih asli dari pertama diturunkan karena alquran adalah tuntunan dan mukjizat terbesar yang di ciptakan Allah kepada Umat Muhammad Umat akhir jaman!

Bukti Ilmiah Mukjizat Nabi Musa Membelah Laut Merah

Sabtu, 26 November 2011


Ilmuwan mengungkap mukjizat Musa masuk akal secara ilmu pengetahuan, teori fisika.

Dikisahkan dalam kitab suci perjanjian lama bahwa Nabi Musa dan pengikutnya dari Bani Israil pernah terjebak di antara dua kematian. Maju dihadang laut merah, diam atau mundur bakal dihabisi serdadu Firaun. Lalu Tuhan pun memberi mujizat kepada Musa, mukjizat yang diyakini tiga agama.Angin bertiup kencang sepanjang malam. Lalu air laut merah pun tersibak ke kiri dan ke kanan, membentuk jalan di antara dinding air yang memberi kesempatan bagi Musa dan pengikutnya melarikan diri. Ketika tentara Firaun mengejar mereka, tiba-tiba dinding air laut runtuh. Maka tenggelam lah mereka.

Ribuan tahun sesudah kejadian itu, kini para ilmuwan meyakini bahwa keajaiban itu merupakan fenomena alam. Para ilmuwan dari National Centre for Atmosphere Research di Calorado Amerika Serikat, sebagaimana ditulis Daily Mail, Rabu 22 September 2010, menemukan bahwa air laut yang tersibak itu akibat gerakan angin.

Dalam sebuah simulasi komputer yang dilakukan para ahli di Colorado itu diketahui bahwa angin timur yang berhembus dengan sangat kuat selama 12 jam dalam semalam, bisa menyibak air laut, menciptakan sebuah jalan tanah sebagaimana digambarkan dalam kisah 'Eksodus'.

Sedikit berbeda dengan deskripsi lokasi di kitab suci, para ilmuwan itu meyakini bahwa lokasi keajaiban bukan di Laut Merah, melainkan di lokasi di dekatnya -- di delta Sungai Nil, di mana sebuah sungai kuno menyatu dengan laguna.

Dari penelitian di lapangan, peta lokasi dan percobaan di laboratorium, para ilmuwan itu menemukan bahwa angin timur dengan kecepatan 63 mph yang bertiup dalam waktu 12 jam akan mendorong air -- baik di danau maupun aliran air. Proses ini akan menciptakan jalan tanah lumpur sepanjang dua mil dan lebar tiga mil selama empat jam.

Saat kecepatan angin turun, air akan kembali ke posisi awal -- mirip fenomena pasang surut. Dalam jurnalPublic Library of Science ONE, para ahli menguraikan bahwa siapapun yang terdampar dalam lumpur itusesudah angin melemah akan berisiko tenggelam.

"Orang-orang selalu terpesona dengan kisah 'Eksodus' Musa, meyakini bahwa itu adalah fakta sejarah. Apa yang ditunjukan dalam penelitian ini adalah bahwa deskripsi membelahnya lautan, memang masuk akal dalam hukum fiusika." kata Ketua tim peneliti, Carl Drews.

"Membelahnya laut bisa dipahami melalui dinamika fluida. Angin menggerakkan air dengan cara yang sesuai dengan hukum fisika -- menciptakan jalan aman dengan dinding air di dua sisi -- lalu air itu runtuh dan menenggelamkan jalan itu." Simulasi komputer juga menunjukkan tanah kering bisa terlihat di dua lokasi terdekat selama badai angin.

Temuan ilmuwan tidak mirip dengan penjelasan di Perjanjian Lama. Sesuai fisika, terpisah satu sama lain, melainkan, salah satu bagian air terdorong ke sisi berlawanan.

Sebelumnya, sejumlah teori ditawarkan untuk menjelaskan fenomena terbelahnya Laut Merah secara ilmiah. Salah satunya, tsunami -- yang bisa memundurkan air laut dan kemudian memajukannya dengan cepat.
Namun teori tsunami, tidak sesuai dengan penjelasan dalam kitab suci -- bahwa membelahnya laut terjadi secara gradual, dan melibatkan angin.


Source: 

7 Keajaiban Dunia Menurut Islam

Kamis, 24 November 2011



7 Keajaiban Dunia versi dunia sudah sering kita dengar/baca. Bagaimana dengan 7 keajaiban versi Islam? Berikut daftarnya.

1. Hewan Berbicara di Akhir Zaman
Maha suci Allah yang telah membuat segala sesuatunya berbicara sesuai dengan yang Ia kehendaki. Termasuk dari tanda-tanda kekuasaanya adalah ketika terjadi hari kiamat akan muncul hewan melata yang akan berbicara kepada manusia sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur'an, surah An-Naml ayat 82,


"Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa Sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami".

Mufassir Negeri Syam, Abul Fida' Ibnu Katsir Ad-Dimasyqiy berkomentar tentang ayat di atas, "Hewan ini akan keluar diakhir zaman ketika rusaknya manusia, dan mulai meninggalkan perintah-perintah Allah, dan ketika mereka telah mengganti agama Allah. Maka Allah mengeluarkan ke hadapan mereka hewan bumi. Konon kabarnya, dari Makkah, atau yang lainnya sebagaimana akan datang perinciannya. Hewan ini akan berbicara dengan manusia tentang hal itu".[Lihat Tafsir Ibnu Katsir (3/498)]

Hewan aneh yang berbicara ini akan keluar di akhir zaman sebagai tanda akan datangnya kiamat dalam waktu yang dekat. Nabi -Shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda,

"Sesungguhnya tak akan tegak hari kiamat, sehingga kalian akan melihat sebelumnya 10 tanda-tanda kiamat: Gempa di Timur, gempa di barat, gempa di Jazirah Arab, Asap, Dajjal, hewan bumi, Ya'juj & Ma'juj, terbitnya matahari dari arah barat, dan api yang keluar dari jurang Aden, akan menggiring manusia". [HR. Muslim dalam Shohih-nya (2901), Abu Dawud dalam Sunan-nya (4311), At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (2183), dan Ibnu Majah dalam Sunan-nya (4041)]
2. Pohon Kurma yang Menangis

Adanya pohon kurma yang menangis ini terjadi di zaman Rasulullah -Shollallahu 'alaihi wasallam- , mengapa sampai pohon ini menangis? Kisahnya, Jabir bin Abdillah-radhiyallahu 'anhu- bertutur,

"Jabir bin Abdillah -radhiyallahu 'anhu- berkata: "Adalah dahulu Rasulullah -Shollallahu 'alaihi wasallam- berdiri (berkhutbah) di atas sebatang kurma, maka tatkala diletakkan mimbar baginya, kami mendengar sebuah suara seperti suara unta dari pohon kurma tersebut hingga Rasulullah -Shollallahu 'alaihi wasallam- turun kemudian beliau meletakkan tangannya di atas batang pohon kurma tersebut" .[HR.Al-Bukhariy dalam Shohih-nya (876)]

Ibnu Umar-radhiyallahu 'anhu- berkata,

"Dulu Nabi -Shallallahu 'alaihi wa sallam- berkhuthbah pada batang kurma. Tatkala beliau telah membuat mimbar, maka beliau berpindah ke mimbar itu. Batang korma itu pun merintih. Maka Nabi -Shollallahu 'alaihi wasallam- mendatanginya sambil mengeluskan tangannya pada batang korma itu (untuk menenangkannya)". [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (3390), dan At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (505)]
3. Untaian Salam Batu Aneh

Mungkin kalau seekor burung yang pandai mengucapkan salam adalah perkara yang sering kita jumpai. Tapi bagaimana jika sebuah batu yang mengucapkan salam. Sebagai seorang hamba Allah yang mengimani Rasul-Nya, tentunya dia akan membenarkan seluruh apa yang disampaikan oleh Rasul-Nya, seperti pemberitahuan beliau kepada para sahabatnya bahwa ada sebuah batu di Mekah yang pernah mengucapkan salam kepada beliau sebagaimana dalam sabdanya,

Dari Jabir bin Samurah dia berkata, Rasulullah -Shollallahu 'alaihi wasallam- bersabda, "Sesungguhnya aku mengetahui sebuah batu di Mekah yang mengucapkan salam kepadaku sebelum aku diutus, sesungguhnya aku mengetahuinya sekarang".[HR.Muslim dalam Shohih-nya (1782)].

4. Pengaduan Seekor Onta

Manusia adalah makhluk yang memiliki perasaan. Dari perasaan itu timbullah rasa cinta dan kasih sayang di antara mereka. Akan tetapi ketahuilah, bukan hanya manusia saja yang memiliki perasaan, bahkan hewan pun memilikinya. Oleh karena itu sangat disesalkan jika ada manusia yang tidak memiliki perasaan yang membuat dirinya lebih rendah daripada hewan. Pernah ada seekor unta yang mengadu kepada Rasulullah -Shollallahu 'alaihi wasallam- mengungkapkan perasaannya.

Abdullah bin Ja'far-radhiyallahu 'anhu- berkata, "Pada suatu hari Rasulullah -Shallallahu 'alaihi wasallam- pernah memboncengku dibelakangnya, kemudian beliau membisikkan tentang sesuatu yang tidak akan kuceritakan kepada seseorang di antara manusia. Sesuatu yang paling beliau senangi untuk dijadikan pelindung untuk buang hajatnya adalah gundukan tanah atau kumpulan batang kurma. lalu beliau masuk kedalam kebun laki-laki Anshar. Tiba tiba ada seekor onta. Tatkala Nabi -Shallallahu 'alaihi wasallam- melihatnya, maka onta itu merintih dan bercucuran air matanya. Lalu Nabi -Shallallahu 'alaihi wasallam- mendatanginya seraya mengusap dari perutnya sampai ke punuknya dan tulang telinganya, maka tenanglah onta itu. Kemudian beliau bersabda, "Siapakah pemilik onta ini, Onta ini milik siapa?" Lalu datanglah seorang pemuda Anshar seraya berkata, "Onta itu milikku, wahai Rasulullah".

Maka Nabi -Shallallahu 'alaihi wasallam- bersabda,

"Tidakkah engkau bertakwa kepada Allah dalam binatang ini, yang telah dijadikan sebagai milikmu oleh Allah, karena ia (binatang ini) telah mengadu kepadaku bahwa engkau telah membuatnya letih dan lapar". [HR. Abu Dawud dalam As-Sunan (1/400), Al-Hakim dalam Al-Mustadrak (2/99-100), Ahmad dalam Al-Musnad (1/204-205), Abu Ya'la dalam Al-Musnad (3/8/1), Al-Baihaqiy dalam Ad-Dala'il (6/26), dan Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyqa (9/28/1). Lihat Ash-Shahihah (20)]

5. Kesaksian Kambing Panggang

Kalau binatang yang masih hidup bisa berbicara adalah perkara yang ajaib, maka tentunya lebih ajaib lagi kalau ada seekor kambing panggang yang berbicara. Ini memang aneh, akan tetapi nyata. Kisah kambing panggang yang berbicara ini terdapat dalam hadits berikut:

Abu Hurairah-radhiyallahu 'anhu- berkata,

"Rasulullah -Shollallahu 'alaihi wasallam- menerima hadiah, dan tak mau makan shodaqoh. Maka ada seorang wanita Yahudi di Khoibar yang menghadiahkan kepada beliau kambing panggang yang telah diberi racun. Lalu Rasulullah -Shallallahu 'alaihi wa sallam- pun memakan sebagian kambing itu, dan kaum (sahabat) juga makan. Maka Nabi -Shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda, "Angkatlah tangan kalian, karena kambing panggang ini mengabarkan kepadaku bahwa dia beracun". Lalu meninggallah Bisyr bin Al-Baro' bin MA'rur Al-Anshoriy. Maka Nabi -Shallallahu 'alaihi wa sallam- mengirim (utusan membawa surat), "Apa yang mendorongmu untuk melakukan hal itu?" Wanita itu menjawab, "Jika engkau adalah seorang nabi, maka apa yang aku telah lakukan tak akan membahayakan dirimu. Jika engkau adalah seorang raja, maka aku telah melepaskan manusia darimu". Kemudian Rasulullah -Shallallahu 'alaihi wa sallam- memerintahkan untuk membunuh wanita itu, maka ia pun dibunuh. Nabi -Shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda ketika beliau sakit yang menyebabkan kematian beliau,"Senantiasa aku merasakan sakit akibat makanan yang telah aku makan ketika di Khoibar. Inilah saatnya urat nadi leherku terputus". [HR. Abu Dawud dalam Sunan-nya (4512). Di-shohih-kan Al-Albaniy dalam Shohih Sunan Abi Dawud (hal.813), dengan tahqiq Masyhur Hasan Salman]

6. Batu yang Berbicara

Setelah kita mengetahu adanya batu yang mengucapkan salam, maka keajaiban selanjutnya adalah adanya batu yang berbicara di akhir zaman. Jika kita pikirkan, maka terasa aneh, tapi demikianlah seorang muslim harus mengimani seluruh berita yang disampaikan oleh Rasulullah -Shollallahu 'alaihi wasallam-, baik yang masuk akal, atau tidak. Karena Nabi -Shallallahu 'alaihi wa sallam- tidaklah pernah berbicara sesuai hawa nafsunya, bahkan beliau berbicara sesuai tuntunan wahyu dari Allah Yang Mengetahui segala perkara ghaib.

Rasulullah -Shallallahu 'alaihi wa sallam- bersabda,

"Kalian akan memerangi orang-orang Yahudi sehingga seorang diantara mereka bersembunyi di balik batu. Maka batu itu berkata, "Wahai hamba Allah, Inilah si Yahudi di belakangku, maka bunuhlah ia". [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (2767), dan Muslim dalam Shohih-nya (2922)]

Al-Hafizh Ibnu Hajar-rahimahullah- berkata, "Dalam hadits ini terdapat tanda-tanda dekatnya hari kiamat, berupa berbicaranya benda-benda mati, pohon, dan batu. Lahiriahnya hadits ini (menunjukkan) bahwa benda-benda itu berbicara secara hakikat".[Lihat Fathul Bari (6/610)]
7. Semut Memberi Komando
Mungkin kita pernah mendengar cerita fiktif tentang hewan-hewan yang berbicara dengan hewan yang lain. Semua itu hanyalah cerita fiktif belaka alias omong kosong. Tapi ketahuilah wahai para pembaca, sesungguhnya adanya hewan yang berbicara kepada hewan yang lain, bahkan memberi komando, layaknya seorang komandan pasukan yang memberikan perintah. Hewan yang memberi komando tersebut adalah semut. Kisah ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Al-Qur'an,

"Dan Sulaiman Telah mewarisi Daud, dan dia berkata: "Hai manusia, kami Telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) Ini benar-benar suatu kurnia yang nyata".Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.Maka dia (Sulaiman) tersenyum dengan tertawa Karena (mendengar) perkataan semut itu. dan dia berdoa: "Ya Tuhanku berilah Aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang Telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah Aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh". (QS.An-Naml: 16-19).

Inilah beberapa perkara yang lebih layak dijadikan "Tujuh Keajaiban Dunia" yang menghebohkan, dan mencengangkan seluruh manusia. Orang-orang beriman telah lama meyakini dan mengimani perkara-perkara ini sejak zaman Nabi -Shallallahu 'alaihi wa sallam- sampai sekarang. Namun memang kebanyakan manusia tidak mengetahui perkara-perkara itu. Oleh karena itu, kami mengangkat hal itu untuk mengingatkan kembali, dan menanamkan aqidah yang kokoh di hati kaum muslimin.

Subhanallah, inilah 5 Fakta Mengagumkan Seputar Adzan

Rabu, 02 November 2011

data:image/jpg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wCEAAkGBhAPDw8PDxQPDw8NDw0MDA8NDw8MDQ0NFBAVFBUQEhQXGyYeFxkkGRUSHy8gIycpLCwsFR8xQTArNSgrLSkBCQoKDgwOGg8PGikcHBwsLCktLykpLCksKSosKSwsKS0pKSkpLCwpKSwpLCopKSksKSkpLCksKSwsLCwpLCkpKf/AABEIAPIA0AMBIgACEQEDEQH/xAAcAAABBQEBAQAAAAAAAAAAAAAAAQIDBAcFBgj/xABFEAACAgEBBQQFBwoCCwAAAAABAgADEQQFEhMhMQYHQVEiYXGBkRQjMkJSocEIU2JygpKisbLRJEMVFjREY4Ojs8Lh8P/EABoBAAIDAQEAAAAAAAAAAAAAAAACAQMFBAb/xAAqEQACAgICAQMCBgMAAAAAAAAAAQIRAwQSMRMhQVEiYQUjMjOB8BRxkf/aAAwDAQACEQMRAD8A6+IoEUCLPPGsAgBFigSLJoMRQIoEeqxWxqGhY4JJFrkq1xGyaIQketcnWqSCqK2NRXFcdw5ZWmOWmI2TRW4UUVS3wY4UyLJop8KJw5e4MTgwsCiao1q5fNMjaqTyCiiUjDXLrVSNqo3IiimUjSJaauRNXGUhaK5WNIk5WMIjJkURYgRHkRpjpkNDYsIog2QkGI8CAEkVYjYwirJkSKlcs11RGyaGJVJ0pk1VMzftP30VUOatBWuoKEq99xZaGI/NqpBYdeZI9h6y3HhlldRQk8kYdmkLRJFomCarvi2q7ZWyqkfZq09RX4uGJ+M1nu17W17Q0taPdxtdVWX1ilOEwzawVgAoUjG4Mj1Z6y3Lpzxx5Mrhsxk6PSimLwpcFMcKZxNFvkKgrjuDLYpjhVIoV5SnwYhql7hxDVJpkeQoGqMNc6BqjGpi0MshzmqkL1TpPTIWrgWqVnNeuQsk6T1Su9ULGKDJImSXXrkLJHTIaKpWMIk7LIiI6YhGBHARBHqIzZCHKsmrSNRZYrSVtjJDq0lyqqMprnn+8ftW2zNFvVYGp1D8HTEgMEwMvZg8jgYAB8WHlGxweSSivcWclFWzld8naI6XRJpa99bda2S65ULRWQWG9nqWKDHln34UZr2xtn07a2d8iL6/Wa6vi6uvWXVsdNTqmqUnSC5ycISFXBxljkYmSX0sjsjgqyMyOrcirA4IPrzN7WioR4e6MrLJzfIZOx2T7RWbO1lGrr58JvnEzgW0nk9Z9q59+D4TjS/sG3TpqaX1a2WadHDX11FQ9iDnuje5czgH1ZnS1aplSPrzTstirYhylirYh80YAg/AiSiqVuz+19PrdNVqNIwah1wmBubm7yNZX6pHTH4TpiuYfg9Tp8hXFUUVSyK47cli1xfIVeFA1S3uRCkZ65HkKRqjDXLxrjGrlMsA6yFBq5C9U6D1SF0nJPG0XRyHOeqV3rnTsrlayuU0dMZnNsrlaxJ0rElWyuRdHQvU57pIWWXbElZ1jpitFYCS1rI1EsVrGbFokrSW6q5HUkvU1yCbofVVPEd9mxzbsxbwWzo7kcqMbpSzFZJ5Z5Hd8fE+7q7b7zdmaHKvdxrV61aQC9gfItkIPeczLO3Pe7ftGttNQnybSvysG8LLrwDnDtjAXIB3R8TNHVwZOanVI4s+WLXEo6LvN1On2UuzdPmlhZcz6hWIs4L4PDr+wcl8sOeMYxznjWOTk8yepPUmEc+7yxnoM5x9Lxx6psKKXXuZ9jJd0lFRSw2OUYVs1CqhcWWhl9Bz9UFS+Dz5jHLrKUesYlG7fk4JdwdeSx+T8Wha0PTj7pLsPL0eHn3TZ8TI+4nb+zqdF8l+UIuruufUXVXfM+kQqKtRbk/oovQ55nlNelThbsGxMQxHQjKCIExExHQk8UA3ETEfEiSxpk2RMkheuWiIxlnFlwjqRRdJXsSX7ElZ1mVlhR0wkc62uVrEnRtSVLUnOdsJHPtSVbFnQtWU7FgmXnPSWalleuW6RLGVotV4AyegBY+PIDJnz92r7wdZr7HzY9WmJIr09bFKwnhv4+m2OpP3CaD3n9uzpE+RaY41FyZvsH0tPSw5Kvk7DPPwB8yCMWM2dHBS5yXfRnbOS3xXsGYkITSOMIQiiACgR6rEUSVBFbLEh6LNZ7le219erTQ6i1202oVq9OtrFxTqBzRUJ5qCN4Y6ZxMsqSeh7J2VVazS23lxVVfTbYa+TqqsDkewgE+oGUudMfj6H1hCNRgQCOYIBBHMEeYjp0FAQhCABCEIAIYhEdEIiSjaAhdZWsWXGEgsWZWeBdBlGxZUuSX7BKtqzKmqZ245HOsWVLVl+1ZVtErZ2xfoceuW6pTSWajLWKjGe9qyuzajLUp4i1UV34BzZfjlgePoGscuuJV7Wdhm2dotDdaWGp1Tajj1HmKgoQoox9bDc/WceHPVNT2HS7atW0nfIqWsmgpnN1a4rYNnoDunBHVfhf7wOybbU0XBrKrdTYL6C+QrEKymsnwyCOfmB7Zr49uK4QXXuZ08DfKX/D5vhOtf2W1qXcBtNqeNnHDFNjMfZgcx6xykO2th3aK0U6heHduJY9ZIL1hxlVfHRsYOPDImommcVHPiiJFEklD1k9cgWT1yuRYi3TOroh0nJpM7mxtK91tdVY3rLXSutR9Z2OAJyzLon0h2B2jx9m6VicslfAfz3qzuc/cAffPRTm9ntjro9LTpl58JAGbpv2Hmze9iTOlOyCairOWXboIQhGICEIQAIhixDIfQDTIbJMTIbDM/OPEq2SrbLVhlS0zFy9nbjKdsqWyzaZVtMpZ3w6OIDJ6mlYSWtpayDoUtL1Lzl1NLtDRbJOtSx6A9eWM8p8tduNqfKtp668HK2am0Vn/hqdxP4VE+h+1W1zpNn6zUKd16tPYazyOLW9BDz/SZZ8uEza/D4+jl/Bl7XaQkURITUOQkWTVmQCSI0RotRdqM3juR7K6c6YbRb5zUGy6mvexuacKd0lB9ojx8jgeOcBR59D9wGo3tl3L+b1toHqDVVN/MmVxj9RMn6GnQhCXlIQhCABCEIAEaTFJjSZVOVEiEyCwx7vK1jzLz5C2MSN5UuMnseUbrJlTds7ccSGwynaZNa8p2WRDuiqRyQZIpkQMeDLmVot1tLtLTnVtLdTxKGPL98m0OHso1g89TqKaj60UNYfvRZgs03vt2xv3abSD/ACK2vs58t+3AUe5VB/bmZT0enDjhX39TH2JXkYQhCdZQOBjgZHFBgMmTK0338nPUA6PXJ4rqa3I8MNSAP6TPn9TNj/Jz2ru6jXaU/wCdTVqV9tTlG+6xfhK5OlZLN7zDMYGi70rWZC0PzEzG70N6N5kFDsxMxpeMNkqnnRKQ8tI3eMayQvZODJnLIxFeyQWPEd5WttmfknZ1QgJbbKVrx9jypa8oO2EKI7WlOx5LY0rO0lFrKccDIwY4S8pROhluppSQyxS0WiTLe9vsxYlzbRNlZr1DU0rUd4XKy0gYAxgj0Cc55ZEziaj32arJ0NWeQXUXEeslFB/haZdPRarbxRsyM6Sm6CEITpKQhCEAHCe07oNs/JdsaQk4XUF9I/8AzVwv8YrnihNS/J+uxr9UvL0tGW8MgrfX0/eMpzPjjb+w8fV0fQfEhxpUNsTjTz/nZ0+Mu8aIbpT48TjyP8gPGWzbGG2VjfDjRXlbG8Zw+2Xb/S7JWo6nis15cVJQqu5CY3icsAB6Sj3zzbd+2yvR/wBs9LOf8Onoe35z+WZnffftDibUNYtaxaKak4ZGE01hGWRfMn0WJ65OPCZ3NfDpwnjUpXbOeWRp+hvK9++jsvrqSm8V2OlbXXPXUKwzAFyo3uQHPrPd16xLV3q2DrkjIz1HIjnzBnyYJv3dPdY2yka0li9+oKMzbzGsFV5n2q3wnPu6sMcOUDp1sjlLiz19ryrY8dbZKtjzINMR3kDGK7SImWJENlcGOBkeY4GWFBOhk9bSssnq6j18oEmQd7WvFm0dwf7tRVSf1jmw/wBYHunip1O1GpNmu1jnq2pv+HEIA+AE5c9Lijxgl9jHm7k2EIQlggQhCABNX7hND89rdT+bqq0yj12Pvk/CofGZRNs7k6dzQX2dDbqiufNa6kx97tOTdlxwsvwR5ZEacbo3jyk18Zx55lmwoI6HHii+c/jRRdIJ8aOhxZyO1/aH5BodTqhzepAKgeYNzsETPqBIPultbZ5XvURX2VqFd1qINV1YsbdNrI4+bUdSSCcY8QJ04IqWSKfVlGVcYujANRqGsdrHJd7GZ3ZjlmYnJYnzJkUUwUZ/CepMYk0ume10rrBZ7GWutR1Z2OAB7zPpDs9sldDo6NMoANSDikHIa4jNjZ8fSz7gJ5XsP3apoymq1JL6kBLKkwUTTNgHJ5+k3h5e3w9nZZMTe2FkqEekaWticPqYWWSu7xtjSItM2jtscTIyYFo3ejpCtlYNHq0rB5IrSSstKZOjgczyA5k+QHU/CVEacrtjtPgaDUODhnT5On61vo/0lj7o0I8pKPyRJ0rMY2lqeLfdaOQttttA8gzlvxlWOeNnpl0ZDCEIoEkgSEIQAJufdTaP9FVgcit+pDes5U5+BHwmGzau66srs1Cell+osX9X0U/mjTg3/wBr+Tq1f1ns2tjOLIGeN3pg0aqZbFkobf7RVaHTtqLjyHo1opAe6w9EX8T4AEywrTIe9fbnH1a6dT6OjVkbyN7YL/ABV/ZM6dXX8s6fRTny8I2uzm7a7w9oapyTdZSh+jVpnaitR5eict7STPPX6l7DvOzO32nYu3xMihPRRhGKqKoyHJy7YRQYkIwpofd13gjTD5JqmxQSTVaQWNTsRkOc/Q9g5H3zUzaGAZSGVgGVlIZWU9CCORHrnzUJ7Xu47VWU6ivSWMTp724aKxyKrm+iy+QJ5EevMztrUUrnHs68Ofj9LNaZpExiuZETMc0LHFo0tGFo1mgQUleSq8pK8lW2BBdVp4rvU1hFWlq8He25vXuqqr/W09ats5e3uzleufTGwkJQ1hsUZBsRgvog+HNRz8iZdrzjDIpS6RXlTcWkY6TEm3tsPS16e6uumpFam5ThFLn5s9XOW++YjNvBsLNdKqM/JjcOxIuYk9l2c7v/AJdpV1C3Csl7K2R6iwypHMMG8iPCW5MkcauTpCRi5OkeNhL22tmnS6i3TsQ5pcoWAKhvWAZRjJ2rRD9C3szZ1mptrpqG9ZawVR+J8gBkk+Qm+bL0K6bT06dOa01rWD03iObN72LH3zN+6NBxtU2BlaUVTjmN6znj24mmF5j7+VuXD2R360Uly+R5aIGke9FUzOOuyvt3bK6PTW6hsHhr82p+vaeSL8ce4GYDqL2dmdyWZ2Z3Y9WYnJJ95M973rba3rKtIp9GpRfdjxsYYUH2Lz/bmfTc0sXDHyfbM3YnylXwEIQnccwQhCABH02lGV1OGRgykeDA5B+MZCAH0Do9cLqarh0urrt9m8oOPiSI4tPNd3+u4mz6getL20e4Nvj7n+6d5nnmssOE3H4NeErimPLyNnkZeRtbKxyiryQPKqvHh4zQFtXkq2ykHkivIoCfX34ovPlTef8AptMQmw7XtxpdSfLT3/8AbaY9Nb8OX0y/2cG12gmxd3aldnUeG+1zj15sIH9Mx0Ta9grwtLplH1KKenTJQMfvJk/iD/LS+WRqr6mzLe2WvW/X6mxPolwgP2txQm97ypPvnFnR7RUcPWalB0W+7HsLkj7iJzp3Y0lFJfBzy7ZoPdNybWH9Ggfe/wDaaEbJn/dcuK9U32npUe5XJ/mJ7Y2zD3H+c/77Gjg/Qizvwa4KCzHCqCzHyUAkn4AytxJ5/t5tfg6NkX6WpPAB8kxlz8OX7U58cHOSivctnLimzM9s7SbU6i69ut1jPj7KnovuGB7pSimJPTJUqRkN2EIQkkBCEIAEIQgBo3dnf/h9Qv2bkb95Mf8AjPWvZPDd3TFa9SfAvSB7Qrf3E9adR5zB2l+bL++xqYP20Ts8jLyI2iIXnNRcVVaPDSAGO3o9ATho9XlYPHB5FAJtbLaa9VBZmptVVHMsSpGB8ZlDIQSDyI5EHkQfKa4GnI7UbOqt09tjKOJWhdLByfl4E+IxnkZ26mdY3xa7ObPi5eq9jOkQsQo5liAB5k9JtOmXcRE/NoifuqB+Eybs5WG1mnB6cVG/dOfwmp8SP+IO3GImrH0bMp7QoRq9SCcnj3c/PLkygJ6jtpsUrY2pTmlrZtyRlLT6vI/3nH2Ds75RqErzhebufHcXmQPX4e+d+PInjUvscs4NT4mi9kNAdPo61bk9ha9weRBbGAf2Qs7BuE5G0tqrQjWMR6PPdLBS3PoPX1nE0nbitrAHxXXu82OSd7Gc8h7RMZ4p5W50aKlGCUWz2PHngO8TXl76qvCqveP67nP8gs7v+uGj/OfBLP7Tw/aLVrdqbLUbfVyN04KkKFACkH2Tp08MlkuSqinYmnGkzmQhCaxwBCEIAEIQgAQhHVqCQCcAkAk5IA8+UAPYdgtW2LqsDcXdtBxzDn0ce8D7p6lnnF2Ds+uivNbb/E3WazwfHTdHgOZnRNsxNhqWRtGpiTjBJkxf7onEkBsiF5VRbYzjmAuM81r+0i7vzLel47yHI9meUXSdpVFfzpzYM8lB9LyyegnR/jTq6KfNG+z0vHMOMZ5qrtan1kcfqsrfgJX2j2mJJFJZVwMNgBt7xzkHl4csSVqzbqiHnjV2d7aHaevTvuEM7ADeC7vo56ZJPWR7Q7QV3aK5lJ9JeFunkys3QH3ZOfVPFtYCMtvFy2WbOd4Hr18ZET5dJ1rUgqfujmexJ38M6fZpsaug/pnH7pnudXteqkfOuqn7Ocuf2RzmaV2FSCpII6EHBEQtn/3Hza6yyTbFx5nBUj0faHtMmoq4VYYDfVizYGQAeg984NGpeskozISCpKkqd09RkSGEthjjCPFdFcpuTtj3sLHJJJPUk5JjIQlggR24cZ/+MAYhMAEhCEACEIQAIQhAAhCEAJBcwxgkY6YJGJPp9qXV8kdlB5kZyPgZUhIaT7JTaOvX2n1A+sG/WXrLC9r7fFa+v6Q5fGcCEreGD9h/LP5FhCEtQjCKYQksEIYkIQZAQhCABCEJABCEIAEIQgAQhCABCEIAEIQgAQhCABCEIAEIQgB//9k=

Pembahasan tentang 5 fakta mengagumkan seputar adzan berikut ini mungkin bisa menambah wawasan anda terutama bagi anda yang beragama Islam.

Adzan adalah media luar biasa untuk mengumandangkan tauhid terhadap yang Maha Kuasa dan risalah (kenabian) Nabi Muhammad saw. Adzan juga merupakan panggilan shalat kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap hari.

Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan. Indonesia misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

1 . Kalimat Penyeru Yang Mengandung "Kekuatan Supranatural"
Ketika azan berkumandang, kaum yang bukan sekedar muslim, tetapi juga beriman, bergegas meninggalkan seluruh aktivitas duniawi dan bersegera menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah. Simpul-simpul kesadaran psiko-religius dalam otak mereka mendadak bergetar hebat, terhubung secara simultan, dan dengan totalitas kesadaran seorang hamba (abdi) mereka bersimpuh, luruh dalam kesyahduan ibadah shalat berjamaah.

2. Asal Mula Yang Menakjubkan:
Pada jaman dulu, Rasulullah Saw. kebingungan untuk menyampaikan saat waktu shalat tiba kepada seluruh umatnya. Maka dicarilah berbagai cara. Ada yang mengusulkan untuk mengibarkan bendera pas waktu shalat itu tiba, ada yang usul untuk menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, dan bahkan membunyikan lonceng. Tetapi semuanya dianggap kurang pas dan kurang cocok.

Adalah Abdullah bin Zaid yang bermimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan yang sudah kita ketahui sekarang. Mimpi itu disampaikan Abdullah bin Zaid kepada Rasulullah Saw. Umar bin Khathab yang sedang berada di rumah mendengar suara itu. Ia langsung keluar sambil menarik jubahnya dan berkata: "Demi Tuhan Yang mengutusmu dengan Hak, ya Rasulullah, aku benar-benar melihat seperti yang ia lihat (di dalam mimpi). Lalu Rasulullah bersabda: "Segala puji bagimu." yang kemudian Rasulullah menyetujuinya untuk menggunakan lafaz-lafaz adzan itu untuk menyerukan panggilan shalat.

3. Adzan Senantiasa Ada Saat Peristiwa2 Penting:
Adzan Digunakan islam untuk memanggil Umat untuk Melaksanakan shalat. Selain itu adzan juga dikumandangkan disaat-saat Penting. Ketika lahirnya seorang Bayi, ketika Peristiwa besar .

Peristiwa besar yang dimaksud adalah
- Fathu Makah : Pembebasan Mekkah merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, dimana Muhammad beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka'bah. Lalu Bilal Mengumandangkan Adzan Diatas Ka'bah

- Perebutan kekuasaan Konstatinopel : Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman, mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur. lalu beberapa perajurit ottoman masuk kedalam Ramapsan terbesar Mereka Sofia..lalu mengumandangkan adzan disana sebagai tanda kemenagan meraka.

4. Adzan Sudah Miliyaran kali Dikumandangkan:
Sejak pertama dikumandangkan sampai saat ini mungkin sudah sekitar 1500 tahunan lebih adzan dikumandangkan. Anggaplah setahun 356 hari . berarti 1500 tahun X 356 hari= 534000 dan kalikan kembali dengan jumlah umat islam yang terus bertambah tiap tahunnya. Kita anggap umat islam saat ini sekitar 2 miliyar orang dengan persentase 2 milyar umat dengan 2 juta muadzin saja. Hasilnya =
534.000 x 2.000.000 = 1.068.000.000.000 dikalikan 5 = 5.340.000.000.000

5. Adzan Ternyata Tidak Pernah Berhenti Berkumandang
Proses itu terus berlangsung dan bergerak ke arah barat kepulauan Indonesia. Perbedaan waktu antara timur dan barat pulau-pulau di Indonesia adalah satu jam. Oleh karena itu, satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula sumatra. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.

Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, (Dawn) adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.

Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.

Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan Adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.

Sebelum Adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul. Dan tidak lama setelah waktu Maghrib mencapai Sumatera, maka waktu adzan Isya telah dimulai di Sulawesi! Bila Muadzin di Indonesia mengumandangkan adzan Fajar, maka muadzin di Afrika mengumandangkan adzan untuk Isya.


Source: 

99 Nama Allah SWT Asmaul Husna

Minggu, 23 Oktober 2011



Di dalam kitab suci Al-Qur'an Allah SWT disebut juga dengan nama-nama sebutan yang berjumlah 99 nama yang masing-masing memiliki arti definisi / pengertian yang bersifat baik, agung dan bagus. Secara ringkas dan sederhana Asmaul Husna adalah sembilanpuluhsembilan nama baik Allah SWT.

Firman Allah SWT dalam surat Al-Araf ayat 180 :

"Allah mempunyai asmaul husna, maka bermohonlah kepadaNya dengan menyebut asmaul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-namaNya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan".

Berikut ini adalah 99 nama Allah SWT beserta artinya :
1. Ar-Rahman (Ar Rahman) Artinya Yang Maha Pemurah
2. Ar-Rahim (Ar Rahim) Artinya Yang Maha Mengasihi
3. Al-Malik (Al Malik) Artinya Yang Maha Menguasai / Maharaja Teragung
4. Al-Quddus (Al Quddus) Artinya Yang Maha Suci
5. Al-Salam (Al Salam) Artinya Yang Maha Selamat Sejahtera
6. Al-Mu'min (Al Mukmin) Artinya Yang Maha Melimpahkan Keamanan
7. Al-Muhaimin (Al Muhaimin) Artinya Yang Maha Pengawal serta Pengawas
8. Al-Aziz (Al Aziz) Artinya Yang Maha Berkuasa
9. Al-Jabbar (Al Jabbar) Artinya Yang Maha Kuat Yang Menundukkan Segalanya
10. Al-Mutakabbir (Al Mutakabbir) Artinya Yang Melengkapi Segala kebesaranNya
11. Al-Khaliq (Al Khaliq) Artinya Yang Maha Pencipta
12. Al-Bari (Al Bari) Artinya Yang Maha Menjadikan
13. Al-Musawwir (Al Musawwir) Artinya Yang Maha Pembentuk
14. Al-Ghaffar (Al Ghaffar) Artinya Yang Maha Pengampun
15. Al-Qahhar (Al Qahhar) Artinya Yang Maha Perkasa
16. Al-Wahhab (Al Wahhab) Artinya Yang Maha Penganugerah
17. Al-Razzaq (Al Razzaq) Artinya Yang Maha Pemberi Rezeki
18. Al-Fattah (Al Fattah) Artinya Yang Maha Pembuka
19. Al-'Alim (Al Alim) Artinya Yang Maha Mengetahui
20. Al-Qabidh (Al Qabidh) Artinya Yang Maha Pengekang
21. Al-Basit (Al Basit) Artinya Yang Maha Melimpah Nikmat
22. Al-Khafidh (Al Khafidh) Artinya Yang Maha Perendah / Pengurang
23. Ar-Rafi' (Ar Rafik) Artinya Yang Maha Peninggi
24. Al-Mu'izz (Al Mu'izz) Artinya Yang Maha Menghormati / Memuliakan
25. Al-Muzill (Al Muzill) Artinya Yang Maha Menghina
26. As-Sami' (As Sami) Artinya Yang Maha Mendengar
27. Al-Basir (Al Basir) Artinya Yang Maha Melihat
28. Al-Hakam (Al Hakam) Artinya Yang Maha Mengadili
29. Al-'Adl (Al Adil) Artinya Yang Maha Adil
30. Al-Latif (Al Latif) Artinya Yang Maha Lembut serta Halus
31. Al-Khabir (Al Khabir) Artinya Yang Maha Mengetahui
32. Al-Halim (Al Halim) Artinya Yang Maha Penyabar
33. Al-'Azim (Al Azim) Artinya Yang Maha Agung
34. Al-Ghafur (Al Ghafur) Artinya Yang Maha Pengampun
35. Asy-Syakur (Asy Syakur) Artinya Yang Maha Bersyukur
36. Al-'Aliy (Al Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
37. Al-Kabir (Al Kabir) Artinya Yang Maha Besar
38. Al-Hafiz (Al Hafiz) Artinya Yang Maha Memelihara
39. Al-Muqit (Al Muqit) Artinya Yang Maha Menjaga
40. Al-Hasib (Al Hasib) Artinya Yang Maha Penghitung
41. Al-Jalil (Al Jalil) Artinya Yang Maha Besar serta Mulia
42. Al-Karim (Al Karim) Artinya Yang Maha Pemurah
43. Ar-Raqib (Ar Raqib) Artinya Yang Maha Waspada
44. Al-Mujib (Al Mujib) Artinya Yang Maha Pengkabul
45. Al-Wasi' (Al Wasik) Artinya Yang Maha Luas
46. Al-Hakim (Al Hakim) Artinya Yang Maha Bijaksana
47. Al-Wadud (Al Wadud) Artinya Yang Maha Penyayang
48. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
49. Al-Ba'ith (Al Baith) Artinya Yang Maha Membangkitkan Semula
50. Asy-Syahid (Asy Syahid) Artinya Yang Maha Menyaksikan
51. Al-Haqq (Al Haqq) Artinya Yang Maha Benar
52. Al-Wakil (Al Wakil) Artinya Yang Maha Pentadbir
53. Al-Qawiy (Al Qawiy) Artinya Yang Maha Kuat
54. Al-Matin (Al Matin) Artinya Yang Maha Teguh
55. Al-Waliy (Al Waliy) Artinya Yang Maha Melindungi
56. Al-Hamid (Al Hamid) Artinya Yang Maha Terpuji
57. Al-Muhsi (Al Muhsi) Artinya Yang Maha Penghitung
58. Al-Mubdi (Al Mubdi) Artinya Yang Maha Pencipta dari Asal
59. Al-Mu'id (Al Muid) Artinya Yang Maha Mengembali dan Memulihkan
60. Al-Muhyi (Al Muhyi) Artinya Yang Maha Menghidupkan
61. Al-Mumit (Al Mumit) Artinya Yang Mematikan
62. Al-Hayy (Al Hayy) Artinya Yang Senantiasa Hidup
63. Al-Qayyum (Al Qayyum) Artinya Yang Hidup serta Berdiri Sendiri
64. Al-Wajid (Al Wajid) Artinya Yang Maha Penemu
65. Al-Majid (Al Majid) Artinya Yang Maha Mulia
66. Al-Wahid (Al Wahid) Artinya Yang Maha Esa
67. Al-Ahad (Al Ahad) Artinya Yang Tunggal
68. As-Samad (As Samad) Artinya Yang Menjadi Tumpuan
69. Al-Qadir (Al Qadir) Artinya Yang Maha Berupaya
70. Al-Muqtadir (Al Muqtadir) Artinya Yang Maha Berkuasa
71. Al-Muqaddim (Al Muqaddim) Artinya Yang Maha Menyegera
72. Al-Mu'akhkhir (Al Muakhir) Artinya Yang Maha Penangguh
73. Al-Awwal (Al Awwal) Artinya Yang Pertama
74. Al-Akhir (Al Akhir) Artinya Yang Akhir
75. Az-Zahir (Az Zahir) Artinya Yang Zahir
76. Al-Batin (Al Batin) Artinya Yang Batin
77. Al-Wali (Al Wali) Artinya Yang Wali / Yang Memerintah
78. Al-Muta'ali (Al Muta Ali) Artinya Yang Maha Tinggi serta Mulia
79. Al-Barr (Al Barr) Artinya Yang banyak membuat kebajikan
80. At-Tawwab (At Tawwab) Artinya Yang Menerima Taubat
81. Al-Muntaqim (Al Muntaqim) Artinya Yang Menghukum Yang Bersalah
82. Al-'Afuw (Al Afuw) Artinya Yang Maha Pengampun
83. Ar-Ra'uf (Ar Rauf) Artinya Yang Maha Pengasih serta Penyayang
84. Malik-ul-Mulk (Malikul Mulk) Artinya Pemilik Kedaulatan Yang Kekal
85. Dzul-Jalal-Wal-Ikram (Dzul Jalal Wal Ikram) Artinya Yang Mempunyai Kebesaran dan Kemuliaan
86. Al-Muqsit (Al Muqsit) Artinya Yang Maha Saksama
87. Al-Jami' (Al Jami) Artinya Yang Maha Pengumpul
88. Al-Ghaniy (Al Ghaniy) Artinya Yang Maha Kaya Dan Lengkap
89. Al-Mughni (Al Mughni) Artinya Yang Maha Mengkayakan dan Memakmurkan
90. Al-Mani' (Al Mani) Artinya Yang Maha Pencegah
91. Al-Darr (Al Darr) Artinya Yang Mendatangkan Mudharat
92. Al-Nafi' (Al Nafi) Artinya Yang Memberi Manfaat
93. Al-Nur (Al Nur) Artinya Cahaya
94. Al-Hadi (Al Hadi) Artinya Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk
95. Al-Badi' (Al Badi) Artinya Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya
96. Al-Baqi (Al Baqi) Artinya Yang Maha Kekal
97. Al-Warith (Al Warith) Artinya Yang Maha Mewarisi
98. Ar-Rasyid (Ar Rasyid) Artinya Yang Memimpin Kepada Kebenaran
99. As-Sabur (As Sabur) Artinya Yang Maha Penyabar / Sabar



Source: 

Kata-Kata Bijak Dari Nabi Muhammad [No Sara]

Kata-Kata Bijak Dari Nabi Muhammad SAW Gan, Cekidot:

Kata-Kata Bijak:



Jauhilah dengki, karena dengki memakan amal kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar

Yang terbaik di antara kalian adalah mereka yang berakhlak paling mulia

Makanlah Sebelum Lapar dan Berhentilah Sebelum Kenyang

Tiga sifat manusia yang merusak adalah, kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan

Pahlawan bukanlah orang yang berani meletakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya dikala ia marah

Allah tidak melihat bentuk rupa dan harta benda kalian, tapi Dia melihat hati dan amal kalian

Cinta kepada Allah adalah puncaknya cinta. Lembahnya cinta adalah cinta kepada sesama



Keluhuran budi pekerti akan tampak pada ucapan dan tindakan

Orang yang berjiwa besar teguh pendiriannya, tetapi tidak keras kepala

Ulurkan cintamu karena Tuhanmu dan tariklah cintamu karena Tuhanmu, anda tentu tak akan kecewa

Cinta indah seperti bertepuk dua tangan, tak akan indah jika hanya sebelah saja



Naluri berbicara kita akan mencintai yang memuja kita, tetapi tidak selalu mencintai yang kita puja

Seseorang yang oprimis akan melihat adanya kesempatan dalam setiap malapetaka, sedangkan orang pesimis melihat malapetaka dalam setiap kesempatan

Ingatlah, boleh jadi manusia itu mencintai sesuatu yang membahayakan dirinya atau membenci sesuatu yang bermanfaat baginya. Mohonlah petunjuk-Nya

Sahabat yang sejati adalah orang yang dapat berkata benar kepada anda, bukan orang yang hanya membenarkan kata-kata anda

Bekerja atas dorongan cinta akan terasa senang tiada jemu dan lelah

Orang besar menempuh jalan kearah tujuan melalui rintangan dan kesukaran yang hebat

Berbuat baiklah kepada orang lain seperti berbuat baik kepada diri sendiri

Orang besar bukan orang yang otaknya sempurna tetapi orang yang mengambil sebaik-baiknya dari otak yang tidak sempurna

Memperbaiki diri adalah alat yang ampuh untuk memperbaiki orang lain

ika seseorang tidak mencintai anda janganlah dia anda benci, karena mungkin akan tumbuh benih cinta kembali

Cinta akan menggilas setiap orang yang mengikuti geraknya, tetapi tanpa gilasan cinta, hidup tiada terasa indah

Bukan kecerdasan anda, melainkan sikap andalah yang yang akan mengangkat anda dalam kehidupan

Perjuangan seseorang akan banyak berarti jika mulai dari diri sendiri

Jika rasa cinta terbalas, maka bersyukurlah karena Allah telah memberikan hidup lebih berharga dengan belas Kasih-Nya

Dalam perkataan, tidak mengapa anda merendahkan diri, tetapi dalam aktivitas tunjukkan kemampuan Anda

Tegas berbeda jauh dengan kejam. Tegas itu mantap dalam kebijaksana sedangkan kejam itu keras dalam kesewenang-wenangan

Jika rasa cinta itu tak terbalas maka bersukurlah, karena anda akan dipilihkan Allah yang lebih baik

Watak keras belum tentu bisa tegas, tetapi lemah lembut tak jarang bisa tegas

Sifat orang yang berlilmu tinggi adalah merendahkan hati kepada manusia dan takut kepada Tuhan










Source:

hot

info

pengetahuan

 

© Copyright sekedar info 2010 -2011 | Design by parazitz | Published by bendoxz | Powered by Blogger.com.