News Update :

Fpi Melarang Upacara Pernikahan di Gereja

Sabtu, 24 Maret 2012



VHRmedia, Bandung – Jemaat Pantekosta Jatinangor pasangan Fernando Simanjuntak dan Luciana, batal menggelar upacara nikah di Kecamatan Jatinangor. Pernikahan terpaksa dipindah ke Tasikmalaya dengan alasan keamanan.

Sebelumnya, Front Pembela Islam (FPI) Sumedang melarang upacara pernikahan digelar di Gereja Pantekosta Jatinangor. Rencana pernikahan kemudian dipindah ke gereja IPDN, namun kembali dilarang FPI.

Polisi, Koramil, dan pihak kecamatan mengusulkan upara pernikahan diadakan di kantor kecamatan. Pengurus gereja menyetujui upacara pernikahan dipindah ke Kantor Kecamatan Jatinangor. Namun tekanan dari FPI agar upacara pernikahan dibatalkan terus terjadi.

Pasangan Fernando Simanjuntak dan Luciana akhirnya menikah di Tasikmalaya, 24 September 2011. "Demi keselamatan, tempat pernikahan kami pindah ke Tasikmalaya," kata pengurus Gereja Pantekosta Jatinangor, Pendeta Benhard, Senin (26/9).

Menurut Benhard, FPI sempat mendatangi Gereja Pantekosta Jatinangor pada Sabtu itu. Mereka mengira upacara pernikahan tetap dilangsungkan di gereja. "Mereka datang ke gereja karena mencari ke kantor kecamatan tidak ada. Dikiranya kami melangsungkan pernikahan di sini," ujar Benhard.

Pada 17 Juli 2011, FPI menyerang dan menutup paksa gereja Pantekosta Jatinangor. FPI mendobrak pintu dan membubarkan jemaat yang sedang melakukan kebaktian. Kebanyakan anggota FPI membawa cerurit, pisau, dan pedang.


sumber
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright sekedar info 2010 -2011 | Design by parazitz | Published by bendoxz | Powered by Blogger.com.